Halo pembaca setia IIC,

Hari ini, USDCAD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana sejak beberapa hari lalu, pair ini masih bergerak dalam upaya Uptrend.

Dalam analisa ini, kita akan mencoba menemukan peluang entry maupun sentimen pasar terhadap USDCAD, dimana pola-pola yang sudah terjadi dalam beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dan mudah untuk dianalisa secara teknikal.

Grafik 4 Jam USDCAD

Dalam gambar grafik 4 jam diatas, harga yang sejak 11 Juni lalu cenderung bergerak dalam dominasi transaksi Buyer telah berada di area Resistance Mingguan yang sebelumnya menjadi awal dari Swing Bearish pada 6 Juni 2019 lalu.

Terlihat harga yang terus didominasi oleh sentimen beli yang juga didukung oleh pengaruh dari efek pemulihan Indeks dolar AS (DXY) yang terlihat berpotensi untuk melanjutkan Bullish, meski validasi terhadap Resistance Mingguan masih menjadi kunci analisa.

Grafik Intraday USDCAD

Analisa ini menggunakan area Resistance dan Support yang didasari oleh rentang gerak di sejarah transaksi pada grafik ber-time frame 1 jam:

Area Resistance: 1,3440 – 1,3457

Area Support: 1,3361 – 1,3378

Periode EMA Merah: 20, EMA Hijau: 50

Dalam gambar grafik intraday diatas, secara jangka pendek harga masih bergerak diatas kedua garis EMA setelah dipertegasnya upaya Bullish per tanggal 13 Juni lalu.

Pada tanggal tersebut, perlahannya dominasi Bearish Mingguan telah mengembalikan gairah Buyer yang semakin didukung oleh bangkitnya DXY pasca beberapa rilisnya data ekonomi, ditengah perang dagang antara AS-Cina dan gejolak seputar minyak Iran.

Up Trendline menjadi acuan dari Bullish terbaru (yang masih didalam jangka pendek), sehingga dalam pandangan saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, secara persentase, hari ini harga masih memiliki peluang BUY yang lebih baik.

Tetapi, kita tidak boleh berasumsi dalam analisa teknikal, sehingga entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE CANDLE di time frame ini.

Rejection Entry Setup

Buy : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bearish pinbar di area Support, kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bearish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Sell : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bullish pinbar di area Resistance, kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bullish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Breakout Entry Setup

Buy : Bila harga berhasil breakout area Resistance, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas atas area Resistance (plus volume tinggi), maka kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Resistance untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,3482.

Sell : Bila harga berhasil breakout area Support, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas bawah area Support, maka kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Support untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,3337.

Penting untuk dicatat! Analisa ini bukanlah sebuah anjuran kepada pembaca untuk berinvestasi terhadap pair yang diulas, melainkan sebagai bahan tambahan untuk analisa pribadi pembaca sekalian yang saya harapkan dapat membantu dalam melihat pair yang diulas dari sudut pandang yang berbeda. Terima Kasih