Analisa Teknikal Forex: EURUSD 21 Juni 2019

0
784

Halo pembaca setia IIC,

Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana beberapa hari lalu harga mulai mencoba ditekan oleh para Buyer dalam skala intraday.

Dalam analisa ini, kita akan mencoba menemukan peluang entry maupun sentimen pasar terhadap EURUSD, dimana pola-pola yang sudah terjadi dalam beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dan mudah untuk dianalisa secara teknikal.

Grafik 4 Jam EURUSD

Dalam gambar grafik 4 jam diatas, harga meroket kuat sejak pembukaan pasar yang membuat harga menjauh dari Up Line yang menandakan (Secara teknikal) pasar kembali didorong oleh sentimen Bullish yang dibentuk sejak Akhir Mei 2019.

Indeks Dolar AS (DXY) yang kembali terseret jatuh membuat pasar pagi bereaksi kuat untuk melakukan aksi Long pada EURUSD, meski jelang sesi New York gairah Buyer mulai mereda.

Grafik Intraday EURUSD

Analisa ini menggunakan area Resistance dan Support yang didasari oleh rentang gerak di sejarah transaksi pada grafik ber-time frame 1 jam:

Area Resistance: 1,1315 – 1,1327

Area Support: 1,1276 – 1,1286

Periode EMA Merah: 20, EMA Hijau: 50

Dalam gambar grafik intraday diatas, harga semakin menguat dengan terjadinya cross antar EMA20 dan EMA50 yang menjadikan jangka pendek EURUSD diselimuti oleh dominasi Buyer.

Meski begitu, kita akan tetap mengantisipasi terjadinya retest pada EMA jika gairah Buyer masih belum meningkat hingga memasuki pasar bervolume tinggi (atau masih belum mampu membentuk level tertinggi baru di minggu ini.

Oke, dalam pandangan saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, secara persentase, hari ini harga masih memiliki peluang BUY yang lebih baik karena secara teknikal harga telah berada diatas EMA20 dan EMA50 (meski tetap berpotensi untuk mengalami retest seperti yang telah dijabarkan diatas).

Namun, kita tidak boleh berasumsi dalam analisa teknikal, sehingga entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE CANDLE di time frame ini.

Rejection Entry Setup

Buy : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bearish pinbar di area Support, kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bearish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Sell : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bullish pinbar di area Resistance, kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bullish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Breakout Entry Setup

Buy : Bila harga berhasil breakout area Resistance, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas atas area Resistance (plus volume tinggi), maka kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Resistance untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,1347.

Sell : Bila harga berhasil breakout area Support, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas bawah area Support, maka kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Support untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,1260.

Penting untuk dicatat! Analisa ini bukanlah sebuah anjuran kepada pembaca untuk berinvestasi terhadap pair yang diulas, melainkan sebagai bahan tambahan untuk analisa pribadi pembaca sekalian yang saya harapkan dapat membantu dalam melihat pair yang diulas dari sudut pandang yang berbeda. Terima Kasih