Sorotan Utama Pada Analisa:

Harga Bitcoin Menembus Level $ 9.398,
Koin mencapai level $ 11.311,
Harga BTC saat ini berkonsolidasi pada level $ 10.967,

Tren jangka menengah BTC: Dimulai

Level Resistance: $ 10.967, $ 11.311, $ 11.643
Level Support: $ 10.168, $ 9.339, $ 8.879

Pada prospek jangka menengah, harga Bitcoin secara global masihlah Bullish, dimana dominasi para Buyer masih lebih tinggi sejak beberapa bulan lalu.

Setelah konsolidasi singkat di level Resistance sebelumnya ($ 9.398), BTC terdongkrak naik hingga menembus level psikologis $ 10.000 menuju level harga $ 10.168.

Para Bulls tetap mempertahankan momentum mereka dan Candle Bullish yang kuat muncul untuk menembus $ 10.168, harga terus meningkat hingga me-retest level Resistance di $ 11.311 pada 22 Juni lalu, yakni level yang pernah dicapai BTC pada bulan Februari 2018 lalu (Awal-Awal Pasar Bearish).

Harga Bitcoin masih tertahan pada level $ 10.168. BTC menguji ulang level tersebut untuk kedua kalinya pada tanggal 23 Juni lalu, meski saat ini masih mengalami rejeksi perlahan sebelum melanjutkan tren Bullish menurut para optimisme crypto, khususnya Bitcoin.

Harga Bitcoin mempertahankan wilayah konsolidasinya di atas EMA21 dan EMA50 dengan sudut gerak yang masih mengikuti arah tren.

Hal tersebut menunjukkan adanya potensi kenaikan lebih lanjut dalam harga Bitcoin. Meski demikian, indikator Stochastic Oscillator periode 14 berada pada level 60 dengan garis sinyal merunduk yang menyajikan indikasi sinyal jual yang mungkin masih merupakan pullback pada pasar Bullish. Bitcoin dapat mengalami pergerakan mulai secara singkat dalam rentang wilayah level $ 10.168 – $ 10.967.

Tren jangka pendek BTC: Bullish

BTC masih terlihat Bullish pada prospek jangka pendek. Setelah membreakout Bullish level $ 9.398, momentum Bullish terus meningkat dan menempatkan harga di level Resistance $ 11.311.

Pola Evening Star muncul dan harga kembali turun menuju level Support dinamis (EMA). Pada 23 Juni lalu, harga Bitcoin menyentuh level $ 11.311 untuk kedua kalinya, menjadi pullback dan saat ini berkonsolidasi di sekitar level pada grafik 4 jam diatas.

Secara fundamental, harga Bitcoin yang telah melampaui level psikologis $ 10.000 banyak dibaca sebagai FOMO dari para investor ritel yang tertarik oleh Price Action BTC selama beberapa minggu terakhir, dimana ramalan kejatuhan BTC oleh banyak analis terkenal di Twitter masih belum terbukti dengan terus melambungnya harga dari level terendahnya dikisaran $ 3.000.

Investor Institusional yang mulai melirik BTC dan pasar crypto keseluruhan pun menjadi pendorong dan daya tarik tersendiri bagi pasar untuk kembali mengalihkan dana mereka ke aset digital, dengan banyaknya laporan mengenai penarikan dana dari simpanan stablecoin yang dipatok dolar AS (USD) sebagai salah satu dari FOMO.