USDCAD

Halo pembaca setia IIC,

Hari ini, USDCAD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana beberapa hari lalu harga telah terseret oleh dominasi transaksi para Seller yang kuat.

Dalam analisa teknikal forex hari ini (9 Juli 2019), kita akan mencoba menemukan peluang entry maupun sentimen pasar terhadap USDCAD, dimana pola-pola yang sudah terjadi dalam beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dan mudah untuk dianalisa secara teknikal.

Grafik Daily USDCAD

Dalam gambar grafik Daily diatas, harga kembali bergerak dipertengahan Area Support Daily setelah market merespon negatif candle ber-wick panjang yang sebelumnya terbentuk oleh upaya perlawanan Seller setelah rilisnya data NFP AS.

Indeks dolar AS (DXY) yang menguat mulai mempengaruhi market untuk menjadi dominasi Buyer jangka pendek (kemarin) yang menandakan kurang validnya upaya breakout bawah Area Support Daily.

Grafik Intraday USDCAD

Analisa ini menggunakan area Resistance dan Support yang didasari oleh rentang gerak di sejarah transaksi pada grafik ber-time frame 1 jam:

Area Resistance: 1,3111 – 1,3119

Area Support: 1,3084 – 1,3092

Periode EMA Merah: 20, EMA Hijau: 50

Dalam gambar grafik intraday diatas, harga yang mengalami rejeksi dari level terendah dari kenaikan NFP (harga 1,3050) mulai mengalami dominasi Buyer jangka pendek hingga mengalami Cross EMA pada awal market hari ini.

Hal ini menandakan positifnya pandangan market atas upaya Bullish karena NFP sehingga perlawanan Seller di Jumat malam lalu menjadi tidak tervalidasi.

Bagaimana pasar menyikapi Cross EMA hari ini akan menjadi validator yang baik untuk kejelasan trend jangka pendek atau mungkin jangka menengah atas status harga terhadap Area Support Daily di atas.

Oke, dalam pandangan saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, secara persentase, hari ini harga masih memiliki peluang transaksi yang lebih baik dengan tetap mengamati bagaimana volume membentuk setiap candle dan bereaksi terhadap Area Resistance dan Support.

Tetapi, kita tidak boleh berasumsi dalam analisa teknikal, sehingga entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE CANDLE di time frame ini.

Rejection Entry Setup

Buy : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bearish pinbar di area Support, kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bearish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Sell : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bullish pinbar di area Resistance, kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bullish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Breakout Entry Setup

Buy : Bila harga berhasil breakout area Resistance, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas atas area Resistance (plus volume tinggi), maka kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Resistance untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,3127.

Sell : Bila harga berhasil breakout area Support, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas bawah area Support, maka kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Support untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,3075.

Penting untuk dicatat! Analisa ini bukanlah sebuah anjuran kepada pembaca untuk berinvestasi terhadap pair yang diulas, melainkan sebagai bahan tambahan untuk analisa pribadi pembaca sekalian yang saya harapkan dapat membantu dalam melihat pair yang diulas dari sudut pandang yang berbeda. Terima Kasih