Analisa Teknikal Forex: GBPUSD 23 Juli 2019

0
681
Analisa Trading Forex GBPUSD

GBPUSD

Halo pembaca setia IIC,

Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading harian kita. Dimana harga telah bergerak didalam Konsolidasi Menurun di ujung Downtrend selama 4-mingguan.

Dalam analisa teknikal forex hari ini (23 Juli 2019), kita akan mencoba menemukan peluang entry maupun sentimen pasar terhadap GBPUSD, dimana pola-pola yang sudah terjadi dalam beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dan mudah untuk dianalisa secara teknikal.

Grafik 4 Jam GBPUSD

Dalam gambar grafik 4 jam diatas, harga kembali tertekan oleh para Seller hingga pada saat penulisan, harga masih tertahan di wilayah level Higher Low 1,2448. Potensi pembentukan pola Reverse Head & Shoulder (RHnS) akan kita antisipasi hari ini selama tidak adanya peningkatan minat Seller karena fundamental Poundsterling yang secara keseluruhan masih buruk.

Indeks Dolar AS (DXY) menurut saya adalah satu-satunya harapan untuk terciptanya pola RHnS jika indeks ini kembali terseret sentimen negatif, karena adanya kekhawatiran pemotongan suku bunga The Fed AS.

Grafik Intraday GBPUSD

Analisa ini menggunakan area Resistance dan Support yang didasari oleh rentang gerak di sejarah transaksi pada grafik ber-time frame 1 jam:

Area Resistance: 1,2470 – 1,2481

Area Support: 1,2432 – 1,2443

Periode EMA Merah: 20, EMA Hijau: 50

Dalam gambar grafik intraday diatas, harga pun diliputi oleh kekhawatiran pasar Australia dan Asia atas pemulihan perlahan DXY dan adanya sinyal Hard Brexit pada Inggris.

Secara teknikal, aksi harga di wilayah Higher Low diatas akan menjadi validator yang baik untuk status upaya Bearish sejak akhir minggu kemarin, apakah akan berlanjut atau mulai membentuk Shoulder baru untuk pola RHnS.

Oke, dalam pandangan saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, secara persentase, hari ini harga masih memiliki peluang transaksi yang lebih baik dengan tetap mengamati bagaimana volume membentuk setiap candle dan bereaksi terhadap Area Resistance dan Support.

Namun, kita tidak boleh berasumsi dalam analisa teknikal, sehingga entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE CANDLE di time frame ini.

Rejection Entry Setup

Buy : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bearish pinbar di area Support, kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bearish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Sell : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bullish pinbar di area Resistance, kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bullish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Breakout Entry Setup

Buy : Bila harga berhasil breakout area Resistance GBPUSD, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas atas area Resistance (plus volume tinggi), maka kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Resistance untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,2497.

Sell : Bila harga berhasil breakout area Support GBPUSD, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas bawah area Support, maka kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Support untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,2420.

Penting untuk dicatat! Analisa ini bukanlah sebuah anjuran kepada pembaca untuk berinvestasi terhadap pair yang diulas, melainkan sebagai bahan tambahan untuk analisa pribadi pembaca sekalian yang saya harapkan dapat membantu dalam melihat pair yang diulas dari sudut pandang yang berbeda. Terima Kasih