XAUUSD

Halo pembaca setia IIC,

Hari ini, XAUUSD (GOLD) memiliki setup yang menarik untuk trading emas harian kita. Dimana harga kembali mencoba menembus Area Tertinggi Mayor.

Dalam analisa teknikal emas hari ini (5 Agustus 2019), kita akan mencoba menemukan peluang entry maupun sentimen pasar terhadap XAUUSD, dimana pola-pola yang sudah terjadi dalam beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dan mudah untuk dianalisa secara teknikal.

Analisa Trading XAUUSD: Grafik 4 Jam

Analisa Trading XAUUSD
International Investor Club analisa trading XAUUSD

Dalam gambar grafik 4 jam diatas, harga kini mencoba mem-breakout kembali atas Area Tertinggi Mayor namun masih belum mampu menyentuh level tertinggi mingguannya (wilayah level 1448,82) karena market yang masih ada kurang keyakinan.

Indeks dolar AS (DXY) yang kembali terseret jatuh karena pandangan skeptis market atas fundamental AS masih belum mampu meningkatkan minat Buyer sehingga kembali tertekan “merah” hingga penutupan market.

Analisa Trading XAUUSD: Grafik Intraday

Analisa Trading XAUUSD intraday
International Investor Club analisa trading XAUUSD intraday

Analisa ini menggunakan area Resistance dan Support yang didasari oleh rentang gerak di sejarah transaksi pada grafik ber-time frame 1 jam:

Area Resistance: 1445,62 – 1450,00

Area Support: 1430,76 – 1435,12

Periode EMA Merah: 20, EMA Hijau: 50

Dalam gambar grafik intraday diatas, harga dibuka negatif pada awal market yang mulai mencoba didominasi oleh Buyer sejak sesi market London hingga tidak mampu menyentuh EMA20, meski harga tertahan di area tertinggi sebelumnya yang menjadi dasar Area Resistance hari ini.

Kebimbangan market tercermin dari aksi harga di sesi market New York, karena masih merespon minat Seller di awal market Jumat kemarin yang menjadikan area Resistance sebagai Supply yang patut kita antisipasi saat volume pembelian tidak melonjak kuat.

Oke, dalam pandangan saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, secara persentase, hari ini harga masih memiliki peluang transaksi yang lebih baik dengan tetap mengamati bagaimana volume membentuk setiap candle dan bereaksi terhadap Area Resistance dan Support.

Namun, kita tidak boleh berasumsi dalam analisa teknikal, sehingga entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE CANDLE di time frame ini.

Trading Rejection Setup

Buy : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bearish pinbar di area Support, kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bearish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Sell : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bullish pinbar di area Resistance, kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bullish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Trading Breakout Setup

Buy : Bila harga berhasil breakout area Resistance, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas atas area Resistance (plus volume tinggi), maka kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Resistance untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1454,35.

Sell : Bila harga berhasil breakout area Support, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas bawah area Support, maka kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Support untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1426,30.

Penting untuk dicatat! Analisa ini bukanlah sebuah anjuran kepada pembaca untuk berinvestasi terhadap pair yang diulas, melainkan sebagai bahan tambahan untuk analisa pribadi pembaca sekalian yang saya harapkan dapat membantu dalam melihat pair yang diulas dari sudut pandang yang berbeda. Terima Kasih