Saham
Tribun News (doc.)

International Investor Club – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah berpotensi terkoreksi untuk jangka pendek, melanjutkan perdagangan kemarin dimana indeks ditutup terkoreksi 0,34% ke level 6.112.

Dalam sajian berita Katadata, analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi dalam risetnya mengatakan:

“Kami perkirakan IHSG hari ini berpeluang menguat dengan rentang support dan resistance di level 6.140-6.120.”

Beberapa saham yang Nafi rekomendasikan untuk dicermati investor hari ini diantaranya adalah saham emiten pakan ternak PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA), emiten beras PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), dan saham perbankan PT Bank Permata Tbk (BNLI).

Baca Juga: BenihBaik Pertemukan UKM dengan Investor via Crowdfunding

Nafi juga memberi rekomendasi lainnya untuk saham emiten pelat merah (BUMN) seperti PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), PT PP Tbk(PTPP).

Saham
Republik Investor (doc.)

Lalu, saham emiten tekstil dan retail PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL), PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA).

Sementara itu, analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta Utama juga memiliki pandangan sama, yang memproyeksikan laju indeks bakal menguat terbatas. Aji mengungkapkan:

“Kami mengindikasi ada potensi penguatan pada pergerakan IHSG hari ini sehingga berpeluang menuju ke area resistance.”

Berdasarkan analisa teknikal, area Resistance IHSG hari ini akan bergerak di rentang level 6.149 – 6.193. Sementara, untuk level Support pada perdagangan hari ini berada di rentang level antara 6.086 – 6.062.

Baca Juga: Produk Reksadana Pinnacle Indonesia Tumbuh 9% saat IHSG Lesu

Lain dengan kedua analis diatas, dalam sajian berita Katadata, analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan memprediksi sebaliknya. Menurutnya indeks pasar modal dalam negeri pada hari ini bakal kembali bergerak terkoreksi, meski hanya dalam jangka pendek. Ia berujar:

“Kami prediksi IHSG mengalami koreksi dalam jangka pendek. Pergerakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen global.”

Berdasarkan analisa secara teknikal, indeks saham hari ini bakal berada di area Support antara level 6.096 – 6.079. Sementara, area Resistance pada IHSG hari ini berada di rentang level antara 6.145 – 6.129.

Dan dalam pandangan pribadi penulis, IHSG masih memiliki kemungkinan koreksi lebih lanjut selama belum mampu mempertahankan nilainya di kisaran level 6.170 dalam sudut pandang mingguan.