International Investor Club – Proses pengurusan properti yang dirasa masih terlalu rumit dan memberatkan masyarakat membuat tingkat kepuasan konsumen terhadap iklim properti di Indonesia mengalami penurunan.

Hasil survei yang dirilis oleh Rumah.com mengenai Property Affordability Sentiment Index Indonesia menunjukkan bahwa tingkat kepuasan terhadap iklim properti pada semester I/2019 sebesar 61%. Angka tersebut turun jika dibandingkan dengan pencapaian dalam 2 tahun terakhir.

Properti Membaik

Head of Marketing Rumah.com, Ike Noorhayati Hamdan mengatakan bahwa beberapa proses pengurusan properti yang dianggap masih terlalu berbelit dan sering kali memberatkan masyarakat dianggap sebagai salah satu faktor yang membuat tingkat kepuasan terhadap iklim properti menurun.

Masyarakat kelas menengah bawah terutama pekerja informal masih sering kali mengalami kesulitan untuk mengurus kredit pemilikan rumah (KPR).

Baca Juga: Gunakan Kamera Berbasis AI, Australia Mampu Mendeteksi Penggunaan Ponsel saat Mengemudi

Ike pun menyebutkan faktor lainnya yang membuat penurunan tingkat kepuasan ialah daya beli masyarakat yang tertekan meski pemerintah telah berkali-kali memberikan stimulus untuk menggerakkan pasar. Kepada Bisnis, Ike pun mengatakan:

“Respons psikologis masyarakat yang sedang wait and see terkait dengan kondisi politik yang baru berlalu pada triwulan ketiga kemarin juga menjadi salah satu penyebabnya.”

Ike menambahkan bahwa tingkat kepuasan juga menurun karena belum adanya kebijakan baru yang benar-benar menarik, khususnya bagi konsumen kelas menengah dan bawah meski tingkat suku bunga acuan telah diturunkan sebanyak empat kali pada tahun ini.

Perumahan
Hubspot (doc.)

Hasil survei juga menunjukkan bahwa tingkat kepuasan terhadap iklim properti makin rendah berdasarkan golongan penghasilan. Sebanyak 71% responden berpenghasilan tinggi dengan kisaran di atas Rp 15 Juta mengaku puas terhadap iklim properti, sedangkan dari golongan berpenghasilan rendah dengan kisaran di bawah Rp 7 Juta hanya 57% yang mengaku puas.

Baca Juga: CEO OVO Membahas Ekosistem Digital dan Aksi Perusahaan

Berbanding lurus dengan tingkat kepuasan yang menurun, Ike mengungkapkan bahwa minat beli properti konsumen juga tercatat mengalami penurunan.

Pada semester I/2019, Rumah.com mencatat sebesar 55% responden mengaku berencana membeli real estat dalam kurun 6 bulan ke depan.

Jumlah tersebut menurun jika dibandingkan dengan periode sebelumnya pada semester II/2018 dengan angka sebesar 59%. Harga properti yang dianggap makin tinggi menjadi faktor utama yang menyebabkan minat konsumen untuk membeli properti menurun.