XAUUSD

Halo pembaca setia IIC,

Hari ini, XAUUSD (GOLD) memiliki setup yang menarik untuk trading emas harian kita. Dimana harga kini tertahan wilayah Swing High.

Dalam analisa teknikal emas hari ini (30 Maret 2020), kita akan mencoba menemukan peluang entry maupun sentimen pasar terhadap XAUUSD, dimana pola-pola yang sudah terjadi dalam beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dan mudah untuk dianalisa secara teknikal.

Analisa Trading XAUUSD: Grafik 4 Jam

Analisa Trading XAUUSD
International Investor Club analisa trading XAUUSD

Dalam gambar grafik 4 jam diatas, harga masih tertahan di wilayah Swing High setelah harga hanya bergerak lemah dikisaran bawahnya. Ini menandakan intensitas Seller yang rendah sehingga saya akan mengantisipasi penerusan Bullish bergantung dari aksi reaksi di wilayah Swing per awal minggu ini.

Indeks dolar AS (DXY) yang tersungkur kuat tidak memicu lonjakan aksi Buyer karena investor lebih melirik mata uang berisiko sehingga safe haven Emas masih kekurangan transaksi jelang akhir bulan ini.

Analisa Trading XAUUSD: Grafik Intraday

Analisa Trading XAUUSD intraday
International Investor Club analisa trading XAUUSD intraday

Analisa ini menggunakan area Resistance dan Support yang didasari oleh rentang gerak di sejarah transaksi pada grafik ber-time frame 1 jam:

Area Resistance: 1650,75 – 1668,80

Area Support: 1575,63 – 1593,60

Periode EMA Merah: 20, EMA Hijau: 50

Dalam gambar grafik intraday diatas, harga bergerak ringan di wilayah EMA20 yang menandakan pelemahan intensitas transaksi sehingga peningkatan transaksi adalah acuan utama dari struktur teknikal ini.

Area SR dan EMA akan menjadi validator trend harian utama, dimana EMA20 saat ini posisinya terlihat rentan untuk menyentuh EMA50 (atau untuk membentuk Cross) selama belum terbentuknya gerakan atraktif dengan mengantisipasi faktor fundamental sehingga menurut saya, fokus lebih ke Area SR.

Oke, dalam pandangan saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, secara persentase, hari ini harga masih memiliki peluang transaksi yang lebih baik dengan tetap mengamati bagaimana volume membentuk setiap candle dan bereaksi terhadap Area Resistance dan Support.

Namun, kita tidak boleh berasumsi dalam analisa teknikal, sehingga entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE CANDLE di time frame ini.

Trading Rejection Setup

Buy : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bearish pinbar di area Support, kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bearish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Sell : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bullish pinbar di area Resistance, kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bullish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Trading Breakout Setup

Buy : Bila harga berhasil breakout area Resistance, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas atas area Resistance (plus volume tinggi), maka kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Resistance untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1688,50.

Sell : Bila harga berhasil breakout area Support, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas bawah area Support, maka kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Support untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1553,40.

Penting untuk dicatat! Analisa ini bukanlah sebuah anjuran kepada pembaca untuk berinvestasi terhadap pair yang diulas, melainkan sebagai bahan tambahan untuk analisa pribadi pembaca sekalian yang saya harapkan dapat membantu dalam melihat pair yang diulas dari sudut pandang yang berbeda. Terima Kasih.

Disclaimer: Trader dan pembaca akan menanggung sendiri risiko untuk setiap keputusan yang diambil. IIC tidak bertanggung jawab terhadap seluruh risiko dan hasil dari analisa yang disediakan seperti yang ada dalam poin catatan penting diatas.