Properin

International Investor Club – Bidang properti atau real estate merupakan salah satu jenis investasi yang dinilai sangat aman dan minim risiko. Hal itu masih ditambah nilai investasi yang terus meningkat dari waktu ke waktu.

Namun, banyak kalangan yang merasa bahwa investasi di bidang real estate hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki dana atau anggaran yang besar.

Kondisi tersebut, membuat lima orang founder bergabung untuk mendirikan startup crowdfunding properti bernama Properin.

Baca Juga: Maksimal Gaji Penerima KPR Subsidi Adalah Rp 8 Juta, Naik Dah!

Properin dan Investasi Properti

Properin dan Investasi properti
Property Investor Today (doc.)

General Manager Properin, Reza Pahlevi, menjelaskan bahwa Properin merupakan singkatan dari property investment dan merupakan platform online-to-offline (O2O) yang fokus pada investasi di bidang properti di bawah naungan PT Properti Teknologi Indonesia.

Dalam sajian BeritaSatu, Reza mengungkapkan:

“Properin resmi berdiri pada tahun 2019, oleh beberapa founder yang memiliki latar belakang dan pengalaman di dunia properti, keuangan dan juga teknologi”

Reza mengatakan, perusahaan memungkinkan pengguna mencari peluang proyek properti yang dapat diinvestasikan dan membantu pengembang properti atau developer untuk dapat membangun banyak perumahan dan hunian yang terjangkau bagi masyarakat.

“Dalam satu tahun, Properin telah berhasil mengumpulkan 6 proyek properti dengan total pendanaan sebesar Rp 9 miliar dari 25 investor yang bergabung di platform. Investor dan pengembang properti dikumpulkan di satu platform,” ujar Reza.

Baca Juga: Alumak Membantu UKM Temukan Platform Digital yang Sesuai

Properti di Tanah Air

Properti

Menurut Reza, yang membedakan Properin dengan perusahaan sejenis adalah biasanya property crowdfunding fokus di pembiayaan house flipping.

Hal ini berarti, rumah yang akan dipasarkan diperbaiki terlebih dahulu dan kemudian dijual dengan harga yang lebih tinggi. Kemudian, hasilnya dibagikan ke investor yang telah menanamkan modal.

Dan dalam sajian BeritaSatu, Ia mengatakan:

“Sedangkan Properin sendiri, fokus di proyek jangka panjang dengan jumlah unit yang cukup banyak. Hal ini tentunya memberikan nilai lebih bagi investor yang menanamkan modalnya di platform.”

Lebih lanjut, Reza menambahkan, Properin juga fokus membantu developer yang ingin memberikan dampak dengan membangun perumahan dan hunian dengan harga terjangkau. “Saat ini, segmen tersebut menjadi salah satu kebutuhan utama masyarakat,” tegasnya.

Reza menilai, tantangan terbesar mereka sebagai perusahaan rintisan atau startup teknologi adalah pertumbuhan yang cepat dengan operasi bisnis yang seaman mungkin.