BI dan Pernyataannya

International Investor Club – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat pada perdagangan Kamis (23/4), mengekor penguatan sehari sebelumnya yang mampu menguat 1,46% menyentuh level 4.567.

Menurut analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan, pergerakan IHSG didukung oleh sentimen positif dari luar dan dalam negeri.

Dari luar negeri, IHSG akan didorong optimisme meredanya penyebaran virus corona (Covid-19) di Eropa dan adanya rencana beberapa negara untuk membuka karantina wilayah (lockdown).

Baca Juga: Obligasi RI Menguat Karena Arus Modal Asing

Pernyataan BI dan Pasar Saham

Saham dan IHSG

Sementara, dalam sajian berita KataData dijabarkan, dari dalam negeri sentimen positif datang dari pernyataan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, yang menyatakan penurunan harga minyak global akan menguntungkan neraca perdagangan Indonesia.

Pernyataan Gubernur BI Perry Warjiyo diperkirakan masih akan mendorong optimisme investor.

Ia memprediksi, secara teknikal IHSG akan menguat dengan area Resistance pertama dan kedua di level 4.670 dan 4.619. Sementara, area Support pertama dan kedua berada di level 4.479 dan 4.390.

Untuk perdagangan hari ini, Dennies merekomendasikan saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI).

Senada dengan Dennies, analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi pun memperkirakan IHSG bergerak menguat hari ini. Berdasarkan analisisnya secara teknikal, pergerakan IHSG berada di rentang 4.520-4.800.

Baca Juga: Obligasi RI Makin Diburu Karena Inisiatif Menghindari Aset Berisiko

Langkah Hadapi Corona

ITTG saham

Dalam sajian berita KataData, menurutnya, pada perdagangan hari ini investor masih akan mencermati langkah apa saja yang akan diambil pemerintah dalam memerangi dampak ekonomi dari pandemi Covid-19.

Selain itu, investor juga masih akan mencermati pergerakan harga komoditas yang terkait dengan energi, terutama minyak mentah.

Saham-saham yang menurut Lanjar dapat dilirik oleh investor antara lain, PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dan PT Waskita Karya Tbk (WIKA).

Berdasarkan analisis secara teknikal, ia memprediksi area Resistance pertama dan kedua dari IHSG berada di level 4.747 dan 4.975. Sementara, area Support pertama dan kedua berada di level 4.443 dan 4.318.