International Investor Club – Indeks harga saham gabungan atau IHSG diprediksi menguat karena ditopang rencana pemerintah menerapkan kebijakan new normal. Pergerakan indeks saham meneruskan kenaikan sebelumnya sebesar 1,78% di level 4.626,8.

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto memproyeksi IHSG masih berada di area konsolidasi dan mencoba naik setelah penutupan perdagangan kemarin. Dalam sajian berita KataData, ia mengungkapkan:

“Salah satu faktornya ekspektasi ekonomi yang berjalan kembali dengan new normal.”

Baca Juga: 7 Reksadana Sinarmas Asset Dibekukan OJK, Kenapa Ya?

New Normal dan IHSG

New Normal dan IHSG
Transbisnis (doc.)

Selain itu, William menilai aksi investor asing yang mulai mengurangi net sell bakal mempengaruhi pergerakan indeks saham. Sebelumnya, investor asing tercatat net sell sebesar Rp 220,64 Miliar di seluruh pasar.

Dengan kondisi tersebut, William memprediksi indeks akan bergerak fluktuatif cenderung menguat dengan rentang 4.565 hingga 4.680. Adapun saham rekomendasi William pada perdagangan harian, di antaranya Bank Central Asia (BBCA), Ciputra Development (CTRA), Bukit Asam (PTBA), dan Summarecon Agung (SMRA).

Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi juga memprediksi IHSG akan bergerak di zona hijau. Secara teknikal, indeks akan bergerak di level 4.579 hingga 4.790.

Salah satu faktornya yaitu data klaim pengangguran Amerika Serikat (AS). Selain itu, harga minyak mentah WTI yang naik melewati US$ 34 per barel di New York.

Dalam sajian berita KataData, Lanjar mengungkapkan:

“Pelaku pasar (berharap) dapat menyeimbangkan kembali harga minyak setelah penurunan produksi.”

Baca Juga: AAJI Ingin Pasarkan Unitlink Secara Digital, Bagaimana OJK?

Saham dalam Pandangan Analis

Saham dan IHSG

Saham-saham yang bisa dicermati secara teknikal adalah Ace Hardware Indonesia (ACES), AKR Corporindo (AKRA), Bank Central Indonesia (BBCA), Barito Pacific (BRPT), Bumi Serpong Damai (BSDE), dan Unilever Indonesia (UNVR).

Analis Artha Sekuritas Indonesia, Dennies Christoper Jordan pun berpendapat bahwa IHSG bakal bergerak naik dengan Resistance di level 4.694-4.661. Sedangkan, area Support ada di rentang level 4.568 hingga 4.508.

Meski begitu, Dennies memproyeksi pergerakan indeks hari ini terbatas karena masih banyaknya ketidakpastian. Ia mengatakan:

“Salah satunya, dampak dari penyebaran Covid-19, di mana semakin banyak kasus baru.”

Dennies pun memberikan rekomendasi beberapa saham untuk perdagangan harian, di antaranya Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Wijaya Karya (WIKA), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), dan Media Nusantara Citra (MNCN).