International Investor Club – Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), ada sebelas obligasi (bond) korporasi dari sembilan emiten yang akan jatuh tempo pada bulan Juni 2020 ini. Total nilai pokoknya mencapai Rp 7,18 Triliun.

Emiten-emiten tersebut berasal dari sektor perbankan, multifinance, pertambangan, retail, dan telekomunikasi.

Baca Juga: Harga Obligasi Tak Gerak Meski Lelang Mencetak Rekor

Obligasi Jatuh Tempo

Obligasi Global

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, sesuai dengan urutan tanggal jatuh temponya, rincian bond tersebut adalah sebagai berikut:

1. PT Indosat Tbk (ISAT)

Obligasi Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri C
dengan nilai pokok Rp 584 Miliar, jatuh tempo pada 4 Juni 2020.

2. PT Tower Bersama Infrastucture Tbk (TBIG)

Obligasi Berkelanjutan III Tower Bersama Infrastructure Tahap III Tahun 2019 dengan nilai pokok Rp 750 Miliar, jatuh tempo pada 4 Juni 2020.

3. PT Bank Danamon Tbk (BDMN)

Obligasi Berkelanjutan I Bank Danamon Tahap I Tahun 2019 Seri A dengan nilai pokok Rp 1,15 Triliun, jatuh tempo pada 4 Juni 2020.

4. PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII)

Obligasi Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap I Tahun 2017 dengan nilai pokok Rp 45 Miliar, jatuh tempo pada 6 Juni 2020.

5. PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF)

Obligasi Berkelanjutan III WOM Finance Tahap II Tahun 2019 Seri A dengan nilai pokok Rp 931,5 Miliar, jatuh tempo pada 9 Juni 2020.

6. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)

Obligasi Berkelanjutan XIV Bank BTN Tahun 2010 dengan nilai pokok Rp 1,65 Triliun, jatuh tempo pada 11 Juni 2020.

7. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Bond Berkelanjutan II Medco Energi Tahap V Tahun 2017 Seri B dengan nilai pokok Rp 269,5 Miliar, jatuh tempo pada 14 Juni 2020.

8. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap II Tahun 2017 Seri D dengan nilai pokok Rp 1 Triliun, jatuh tempo pada 15 Juni 2020.

9. PT Tiphone Mobile Indonesia Tbk (TELE)

Obligasi Berkelanjutan I Tiphone Tahap III Tahun 2017 Seri B dengan nilai pokok Rp 231 miliar, jatuh tempo pada 22 Juni 2020.

10. PT Bank Victoria International Tbk (BVIC)

Bond Sunordinasi Bank Victoria III Tahun 2013 dengan nilai pokok Rp 300 miliar, jatuh tempo pada 27 Juni 2020.

11. PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF)

Obligasi Berkelanjutan III Adira Finance Tahap I Tahun 2015 Seri B dengan nilai pokok Rp 238 Miliar, jatuh tempo pada 30 Juni 2020.

Baca Juga: Obligasi Negara Bangkit saat Investor Asing Masuk Rp14,39 Triliun

Nilai Terbesar

Obligasi Bond

Dari sembilan obligasi di atas, empat bond dengan nilai terbesar dicatatkan oleh BBTN, BMRI, WOMF, dan TBIG. Meskipun begitu, mayoritas emiten ini telah mengalokasikan dana demi menuntaskan kewajibannya.

Direktur Treasury, International Banking & Special Asset Management Bank Mandiri, Darmawan Junaidi mengatakan bahwa Bank Mandiri sudah menyiapkan dana untuk melunasi bond tersebut. Dalam sajian berita Kontan, ia mengungkapkan:

“Sudah siap dengan menggunakan dana internal.”

Bernada serupa, Direktur Keuangan WOM Finance, Zacharia Susantadiredja juga menyampaikan bahwa WOM Finance bakal menebus kewajiban senilai Rp 931,5 Miliar itu dengan memanfaatkan kas internal.

“Kami akan melakukan pelunasan obligasi yang jatuh tempo dan dananya telah tersedia.”

Sementara itu, melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu kemarin, KSEI mengumumkan bahwa pelunasan pokok bond TBIG beserta bunganya akan dibayarkan oleh KSEI selaku agen pembayaran atas nama TBIG kepada pemegang obligasi sesuai dengan jadwal pembayaran masing-masing.

Alhasil, bond senilai Rp 750 Miliar tersebut tidak tercatat dan tidak dapat diperdagangkan lagi melalui BEI mulai 4 Juni 2020.