International Investor Club – PT Eastspring Investments Indonesia telah menerbitkan produk reksadana saham syariah terbaru, dengan denominasi dolar Amerika Serikat (USD). Terkait itu, Eastspring telah bekerja sama dengan Standard Chartered sebagai mitra pemasaran dan bank kustodian.

Eastspring menamakan produk terbarunya ‘Reksadana Eastspring Syariah Greater China Equity USD’. Produk ini berisi aset dasar saham-saham di pasar Greater China yang meliputi Republik Rakyat China (RRC), Hongkong dan Taiwan.

Baca Juga: iflix Telah Diakuisisi Tencent Menurut Isu Kuat yang Beredar

Reksadana Syariah Eastspring

Eastspring
Kontan (doc.)

Dalam sajian berita Bareksa dijabarkan, Presiden Direktur PT Eastspring Investments Indonesia, Alan J. Tangkas Darmawan menyampaikan bahwa pasar Greater China menawarkan potensi investasi yang menarik dalam jangka panjang.

Perusahaan menilai bagi investor Indonesia pilihan produk investasi di pasar Greater China masih sangat terbatas dan juga belum banyak dipahami.

Padahal, perusahaan meyakini China akan terus memainkan peran utama terhadap kontribusi pertumbuhan ekonomi dunia serta pemimpin di sektor teknologi dan diharapkan investasi di negara ini akan memberikan peluang investasi yang menarik.

Menurut Alan, dengan berinvestasi di reksadana Eastspring Syariah Greater China Equity USD, investor juga akan mendiversifikasi portofolio mereka di sektor-sektor yang biasanya tidak tersedia di Indonesia, salah satunya adalah di sektor teknologi.

Dia menyebutkan, perusahaan-perusahan teknologi raksasa China seperti Tencent, Alibaba Group, JD.com merupakan beberapa top holdings dari saham investasi reksa dana Eastspring Syariah Greater China Equity USD ini.

Kepada Bisnis, Alan mengungkapkan:

“Reksadana ini tidak hanya menyediakan akses bagi investor lokal ke salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia, namun juga dirancang untuk memenuhi berinvestasi di saham-saham yang aset portfolio dan cara transaksinya memenuhi kriteria Syariah.”

Baca Juga: Rights Issue Saham Bertebaran, Lalu Investor Harus Bagaimana?

Pandangan Perusahaan

Reksadana

Terlebih, Alan melanjutkan dalam satu dekade terakhir, ekonomi China mampu tumbuh baik rata-rata 7 persen per tahunnya, di atas pertumbuhan ekonomi dunia yang hanya tumbuh 3 persen per tahunnya.

Alan pun mengungkapkan:

“Pada 2020, China juga merupakan satu-satunya negara yang diprediksi masih dapat tumbuh positif saat seluruh dunia dilanda pertumbuhan ekonomi negatif akibat wabah Covid-19.”

Eastspring Indonesia juga bekerja sama dengan Bank Standard Chartered Bank Indonesia, untuk menawarkan eksadana Eastspring Syariah Greater China Equity USD kepada nasabah Bank sampai dengan September 2020 dan akan dipasarkan ke masyarakat luas pada 1 Oktober 2020.

Menurut Alan, sejak diluncurkan dan mulai penjualan melalui bank pada 15 Juni 2020, produk Reksadana Eastspring Syariah Greater China Equity USD.

Perusahaan mengaku mendapatkan respons positif dari nasabah bank dan telah membukukan volume penjualan US$1.994.445,- sampai dengan 22 Juni 2020.