PSAB

International Investor Club – PT J Resources Nusantara memiliki utang jatuh tempo dalam waktu dekat. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyebut kemampuan anak usaha dari PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) ini masih mumpuni untuk membayar utang jatuh tempo.

Pefindo dalam rilis Kamis 18 Juni 2020 menegaskan peringkat J Resources Nusantara di idA untuk Medium Term Note (MTN) II/2017 senilai Rp 500 Miliar. MTN ini akan jatuh tempo pada 4 Agustus 2020.

Baca Juga: Pandemi Adalah Waktu yang Tepat Untuk Investasi di Properti, Kenapa?

Obligasi PSAB

PSAB
Koran Jakarta (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, J Resources Nusantara berencana melunasi MTN tersebut menggunakan dana dari obligasi yang diterbitkan induk perusahaan, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB). Emiten produsen emas ini, telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap IV senilai Rp 225 Miliar pada bulan Mei 2020.

PSAB juga akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I Tahap V senilai maksimal Rp 650 miliar pada bulan Juli 2020. PSAB masih memiliki opsi menerbitkan obligasi berkelanjutan I senilai Rp 1,45 Triliun.

PUB telah dirilis oleh PSAB sejak tahun 2019. Sehingga perusahaan ini masih memiliki peluang untuk merilis obligasi berkelanjutan I ini sampai tahun 2021.

Target penawaran umum berkelanjutan obligasi berkelanjutan I J Resources Asia Pasifik ini sebesar Rp 3 Triliun. Pada 5 Mei 2020, induk usaha J Resources Nusantara juga telah melunasi MTN miliknya. Kala itu, nilai MTN yang dibayar sebesar Rp 500 Miliar.

Baca Juga: Direksi Ramai Menjual Sahamnya, Bagaimana Dampaknya pada BBCA?

Perincian

Investor Asing Obligasi
Pasardana ID (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, MTN I J Resources Nusantara dirilis pada 18 Mei 2017 dengan memberi bunga 11,05%. Saat merilis MTN dengan tenor tiga tahun ini, J Resources Nusantara dibantu oleh BCA Sekuritas sebagai arranger.

J Resources Nusantara ini berbisnis eksplorasi, pertambangan, dan pemrosesan emas. Perusahaan ini mempunyai aset pertambangan yang terdiversifikasi di Indonesia dan Malaysia.

Lokasi aset pertambangan J Resources Nusantara terletak di Penjom Malaysia dan Seruyung Kalimantan Utara. J Resources Nusantara juga memiliki wilayah operasi di Bakan Lanut, Pani, Doup,Bolangitang, dan Bulagidun di Sulawesi Utara.

Per tanggal 31 Desember 2019, J Resources Nusantara mempunyai tiga tambang yang berproduksi, dua tambang dalam tahap pengembangan dan dua tambang dalam tahap eksplorasi.

Per tanggal 31 Desember 2019, pemegang saham J Resources Nusantara adalah PT J Resources Asia Pasifik Tbk (99,99%) dan Jimmy Budiarto (0,01%).