New Normal

International Investor Club – Pandemi Covid-19 telah memengaruhi banyak sektor usaha, salah satunya sektor properti yang terdampak cukup berat.

Namun di masa transisi menuju new normal ini, tren pencarian di sektor properti mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan. Hal ini tergambar dari hasil analisis dari tim analis 99 Group yang menaungi portal 99.co dan rumah123.com.

Baca Juga: ASUS Klaim Kuasai Lebih dari 50% Pasar Perangkat Gaming di Indonesia

Properti di Masa New Normal

New Normal
Gesuri Id (doc.)

Dalam sajian berita BeritaSatu dijabarkan, diungkapkan oleh Country Manager 99 Group Indonesia, Maria Herawati Manik, memang terjadi penurunan drastis sebesar 30% dari Maret ke April untuk demand, tetapi masih ada sedikit pertumbuhan dari sisi supply sekitar 5%. Selanjutnya pada bulai Mei dan Juni mulai kembali terjadi peningkatan.

“Pada Mei 2020 terjadi peningkatan yang cukup tajam dalam hal pencarian, di mana untuk demand meningkat sekitar 65%, dan dari Mei ke Juni mengalami peningkatan sekitar 50%. Hal yang sama juga terjadi di supply.”

Khusus untuk pencarian rumah, Maria memaparkan demand-nya dari Maret ke April 2020 turun 30%, dari April ke Mei 2020 meningkat 60%, kemudian di bulan Juni 2020 naiknya 50%. Kondisi yang tidak jauh berbeda juga terlihat untuk pencarian apartemen, tanah dan ruko.

Baca Juga: Pandemi Adalah Waktu yang Tepat Untuk Investasi di Properti, Kenapa?

Supply dan Demand

asuransi properti

Dalam sajian BeritaSatu, Maria mengungkapkan:

“Untuk supply dan demand sesuai rentang harga properti, tren pencariannya selama Januari hingga Juni 2020 mayoritasnya atau 30% masih didominasi yang di bawah Rp 300 Juta. Sedangkan untuk supply 22,5% justru didominasi oleh harga antara Rp 2 Miliar sampai Rp 5 Miliar.”

Untuk listing terjual juga menunjukkan tren positif pada kuartal II-2020. Maria mengungkapkan, pada Juni 2020 dibandingkan Juni 2019, peningkatannya mencapai 26%. Ia pun mengungkapkan:

“Pada bulan April, market memang cukup shock dengan adanya pandemi karena tidak bisa keluar dan melakukan transaksi. Tetapi mulai Mei dan Juni mulai memperlihatkan kenaikan, yang harapannya ini bisa terus berlanjut.”

Sejatinya, masa pandemi ini telah memberi kesempatan karena ada beberapa properti yang dijual lebih rendah yang bisa dimanfaatkan untuk berburu properti idaman untuk tempat tinggal, ataupun berinvestasi.