Jouska Lagi!

International Investor Club – Randy Danistha, personel band Nidji mengalami kerugian investasi cukup besar setelah dananya dikelola oleh perusahaan konsultan investasi dan penasihat keuangan, PT Jouska Finansial Indonesia atau Jouska yang operasionalnya sudah dihentikan oleh Satgas Waspada Investasi (SWI).

Baca Juga: Emiten-Emiten Ini Bakal Didelisting Karena Skandal Jiwasraya!

Jouska Merugikan

Tirto (doc.)

Dalam sajian berita CNBC Indonesia dijabarkan, pada mulanya, di tahun 2018, Randy mempercayakan untuk mulai berinvestasi di Jouska karena dinilai cukup populer di kalangan milenial sebagai perusahaan konsultan investasi. Randy menempatkan uangnya lebih dari Rp 250 Juta.

Memasuki tahun 2019, kala itu kontrak investasi dengan Jouska hampir habis. Ia ditawarkan lagi berinvestasi di instrumen saham dan diiming-imingi keuntungan yang signifikan dengan penempatan di saham PT Sentral Mitra Informatika Tbk (LUCK).

Kecurigaan mulai muncul kala Randy menilai ada penurunan harga saham yang tidak wajar mulai dari 4%. Kala itu, dia sudah meminta agar uangnya dikembalikan, namun tak digubris.

Dalam program Profit CNBC, Randy mengungkapkan:

“Turun 7%, diam aja, terus 40%. Ini harus gimana, mereka bilang tahan dulu. Saya masih terlalu awam dan mempercayakan semuanya kepada Jouska, lalu turun-turun sampai 70%.”

Menjual Rumah

Anehnya, manajemen perusahaan, seperti dituturkan Randy bukannya segera menjual saham tersebut, melainkan menyarankan Randy menjual aset rumah pribadinya dan membeli kembali saham LUCK. Tapi, ia tak menuruti saran tersebut.

“Anehnya Jouska menyarankan saya untuk menjual satu-satunya rumah, itu tidak saya turuti. Kalau sama rumah dijual taro di LUCK, lebih abu-abu lagi. Ketika ini hilang berasa banget.”

Belajar dari pengalaman tersebut, dia tidak menampik ada orang yang mengalami nasib serupa dengannya, pentolan band Nidji ini mengatakan peristiwa ini seharusnya dijadikan pelajaran, agar generasi milenial lebih berhati-hati memilih perusahaan perencana keuangan yang kredibel ke depannya.

“Saya gak pengen ini kejadian lagi sama generasi berikutnya. Mereka yang baru mencoba menabung dan investasi harus pilih lagi financial planner apa saja yang terbaik di Indonesia, supaya generasi muda gak terjebak kayak gini lagi.”

Jouska LUCK
IDX Channel (doc.)

Memang, Satgas Waspada Investasi (SWI) sudah memanggil Jouska Finansial Indonesia terkait dengan laporan klien yang ramai diperbincangkan di sosial media.

Ketua SWI Tongam Lumban Tobing mengatakan penanganan kasus ini bukan di bawah Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun Satgas Waspada Investasi yang bakal terjun langsung.

Saat ini Satgas Waspada Indonesia telah mendapatkan 80 aduan terkait Jouska. Modusnya, perusahaan ini telah melakukan eksekusi dana para kliennya.