International Investor Club – PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) akan menggelar Indonesia Properti Expo (IPEX) 2020 yang diadakan secara virtual mulai 22 Agustus sampai 30 September 2020, Siapa Target pasar dari pameran ini?

Baca Juga: Saham Properti Abu-Abu, Apakah Harus Hold atau Cut Loss?

BTN dan Pameran Properti Virtual

BBTN

Dalam sajian berita CNBC Indonesia, Direktur Utama Bank BTN, Pahala Mansury menegaskan bahwa pameran properti secara virtual ini yang pertama di Indonesia. Ia pun mengungkapkan:

“Jadi betul-betul seperti properti Expo, hanya IPEX ini menggunakan sarana online dan virtual, bisa melihat properti di wilayah Jakarta, misalnya di Barat mana yang tersedia melalui ipex.btn.co.id.”

Setidaknya ada 75 pengembang non subsidi dan 100 developer subsidi yang akan bergabung dalam IPEX 2020 ini. Dia menyebut, meski virtual, akan ada harga khusus dengan suku bunga yang menarik.

Ia pun mengatakan:

“Di mana tingkat bunga KPR merdeka nanti adalah 4,17%. Tentunya ini merupakan satu kesempatan bagi milenial yang ingin membeli rumah, lihat-lihat.”

Tak hanya itu, ada penawaran menarik lainnya. Diantaranya adalah bebas biaya administrasi, hingga diskon asuransi jiwa.

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama, Direktur Consumer dan Commercial Lending, Hirwandi Gafar mengatakan bahwa sebelumnya Bank BTN telah melakukan soft launching untuk pameran dini, salah satunya di kawasan industri.

“Ini supaya semua nasabah terinformasikan, baik untuk yang subsidi atau non-subsidi,” katanya.

Baca Juga: BTN Siapkan Ribuan Unit Karena Tingginya Minat Lelang Rumah Murah Online

Yakin Capai Target

Bisnis Properti

Dia yakin, Bank BTN bisa mencapai target pengunjung 1,9 juta dalam pameran kali ini. Selain adanya kerjasama dengan pengembang, jumlah nasabah BTN sendiri mencapai 8 juta nasabah.

Dalam sajian berita CNBC Indonesia, ia pun mengungkapkan:

“Aktif separonya, sudah lebih dari cukup. Untuk nasabah prioritas yang pengusaha, karyawannya puluhan ribu.”

Selain itu, sebelumnya, obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I Tahun 2020 sukses mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sebanyak 1,8 kali pada periode penawaran awal (bookbuilding) yang berlangsung pada 10-23 Juli 2020.

Kelebihan permintaan tersebut menjadi sinyal positif bagi Bank ini di tengah pandemi Covid-19. Dana hasil penawaran akan digunakan untuk memperkuat ekspansi bisnis perseroan.