GOOD

International Investor Club – PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (GOOD) berencana mengambil alih perusahaan emiten produsen keju Prochiz yakni PT Mulia Boga Raya Tbk atau MBR (KEJU). Negosiasi pengambilalihan MBR ini dilakukan secara langsung oleh perseroan dengan para penjual saham MBR.

Baca Juga: BI Tahan Suku Bunga, Saham Bank BUKU IV Ambruk!

GOOD Memboyong Mayoritas Saham KEJU

GOOD
Bisniscom (doc.)

Dalam sajian berita Detik dijabarkan, dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat kemarin (18 September), Garudafood akan mengambilalih KEJU dengan membeli 55% saham dari seluruh saham yang telah dikeluarkan oleh MBR.

55% saham itu dimiliki oleh Tn. Lie Po Fung, Tn. Sandjaya Rusli, Ny. Berliando Lumban Toruan, Ny. Agustini Muara, Tn. Marcello Rivellino, Nn. Amelia Fransisca (sebagai penjual) yang telah menandatangani Nota Kesepahaman dalam rangka rencana pengambilalihan saham pada MBR.

Secara rinci, totalnya ada 825 juta lembar saham yang akan dibeli Garudafood. Pembelian ini akan mengakibatkan perubahan pengendalian pada MBR.

Direktur/Sekretaris Perusahaan Paulus Tedjosutikno mengungkapkan dalam tulisan:

“Tujuan dari pengendalian adalah untuk pengembangan usaha dan memperluas jaringan usaha serta untuk memperkuat posisi Perseroan di industri makanan dan minuman.”

Penyelesaian rencana ambil alih MBR ini dilaksanakan setelah semua pihak telah mencapai kesepakatan final tentang seluruh aspek terkait usaha, komersial, finansial, legal, dan seluruh syarat-syarat pendahuluan dan ketentuan-ketentuan material sebagaimana diatur dalam nota kesepahaman dipenuhi.

Saham Tandiono

Tandiono
Bisniscom (doc.)

Melirik ke sisi lain, sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham dua emiten mulai 17 September lalu. Keduanya yakni PT Trinitan Metals And Minerals Tbk (PURE) dan Waran Seri I Pure (PURE-W), serta PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY).

Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PURE, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PURE di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dan Waran Seri I PURE-W di Seluruh Pasar mulai sesi I perdagangan tanggal 17 September 2020 sampai dengan pengumuman bursa lebih lanjut,” tulis pengumuman BEI, pada Kamis kemarin.

Sebab itu, Bursa menghimbau kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.