Sunday, June 13, 2021

Suhu Yo: Investasi & Saham Untung di Tahun Kerbau Logam

Must Read

Emas Naik Saat Investor Mencerna Data Inflasi AS

Emas naik pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk kenaikan kecil mingguan. Kenaikan inflasi AS yang...

Dolar Tergelincir Karena Pedagang Melihat Lonjakan Inflasi Hanya Sementara

Dolar turun tipis pada hari Jumat ini dan pasangan mata uang utama terjebak dalam kisaran baru-baru ini...

ACES akan Bagikan Dividen Rp 32,15 per Saham

International Investor Club - PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2020....
Kadek
Sarjana IT yang menyukai Dunia Finansial dan Properti karena potensi masa depannya

International Investor Club – Pakar Feng Shui Suhu Yo menjelaskan, tahun 2021 di Tahun Kerbau Logam identik dengan tahun pengharapan. Peruntungan atau cuan bisa didapatkan dengan melakukan investasi seperti membuka usaha, atau bisa juga dengan bermain saham.

Baca Juga: Pegadaian Siapkan Pinjaman Bank Rp 9 T, Pasca Bayar Obligasi Rp 1 T

Suhu Yo: Berkaitan dengan Unsur Logam

Suhu Yo
Youtube (doc.)

Dalam sajian berita CNBC Indonesia dijabarkan, Suhu Yo menjelaskan, unsur yang ada kaitannya dengan logam bisa berhasil di tahun ini. Misalnya adalah sektor kesehatan, logam itu sendiri, timah, nikel, besi, dan sektor-sektor yang bergerak dibidang konstruksi.

Unsur-unsur yang berkaitan dengan tanah, juga bisa menguntungkan. Misalnya adalah hasil bumi, pertanian, pertambangan.

Juga yang bisa menguntungkan dan beririsan dengan logam adalah unsur api. Yang bisa mendatangkan keuntungan dari unsur api misalnya yang berkaitan dengan masak-masakan atau kuliner, termasuk juga saham yang masuk di dalam unsur api ini.

Suhu Yo pun mengungkapkan:

“Bagus lagi unsur api, seperti kuliner, termasuk saham juga akan bagus. Kuliner dan saham akan kuat.”

Tahun Kerbau Logam, dikatakan akan menjadi tahun pengharapan. Banyak orang yang memulai usahanya dan membangkitkan lagi bisnisnya yang sempat lesu di tahun 2020.

Menggeliatnya masyarakat dalam berbisnis, menurut Suhu Yo akan merembet kepada perkembangan saham yang akan pesat. Investasi bisa dijadikan alternatif bagi mereka yang tidak mau mengambil resiko berusaha, karena harus memikirkan gaji karyawan, menyewa tempat, dan sebagainya.

“Investasi tidak ada resiko untuk buka toko atau buka usaha, karena gaji karyawan mahal, mereka cenderung untuk investasi.”

“Investasi dibidang trading seperti saham, emas, atau menaruh di asuransi. Atau ditabungkan pada deposito uang. Dan satu lagi adalah investasi tanah atau properti,” kata Suhu Yo melanjutkan.

Tidak Menyarankan Unsur Air

Jagad (doc.)

Kendati demikian, Suhu Yo tidak menyarankan untuk melakukan usaha yang bersinggungan dengan unsur air.

“Karena logam kena air kan karatan atau rusak. Unsur air seperti perikanan, hasil laut, barang-barang cairan, minuman akan kurang baik,” tuturnya.

Kendati demikian, ia memperingatkan di tahun ini, karena dia melihat masih ada unsur kematian di tahun 2021 ini. Berkaca dari tahun 2020, angka 2-0-2-0 diidentikan dengan peti mati, atau kematian dua kali. Artinya banyak orang yang meninggal.

Sementara di tahun 2021 ini, angka 2-0 diidentikan dengan kematian, sementara angka 2-1 diidentikkan dengan Tuhan. Secara keseluruhan, dari kacamata Suhu Yo akan ada keterpurukan bagi mereka yang tidak menjalani kebaikan sesuai dengan ajaran-jaran Tuhan.

Dalam bidang bisnis misalnya, bisnis-bisnis seperti prostitusi, perjudian, dan sebagainya, dimungkinkan tidak akan berjalan. Suhu Yo pun menjelaskan:

“Diskotik tutup, casino tutup, karaoke tutup, tempat clubbing tutup, prostitusi tutup. Jadi, tahun 2021 bisnis yang nyeleneh atau menyimpang, atau bertentangan dengan Tuhan akan dihilangkan.”

Rekomendasi Saham Suhu Yo

Menurutnya, beberapa saham akan mendapatkan keuntungan yang signifikan. Misalnya saja, saham-saham yang bergerak di sektor kesehatan, saham-saham hasil bumi, dan saham-saham lain yang bersinggungan dengan unsur logam diperkirakan akan manjur di Tahun Kerbau Logam ini.

“Saham-saham yang bagus seperti saham obat-obatan, jarum suntik. Saham-saham hasil bumi, seperti sawit, saham-saham tambang seperti batubara, besi, emas, nikel, timah,” jelas Suhu Yo.

“Saham-saham besi seperti Krakatau Steel dan saham-saham infrastruktur seperti Adikarya, Waskita Karya, Wiko, Wijaya Karya, atau PP.”

Di masa sulit ini, saham-saham bank, kata Suhu Yo juga akan naik. Baik bank-bank swasta dan juga pemerintah.

“Seperti BCA, Bank Panin, Bank Syariah, atau bank-bank pemerintah juga akan naik. […] Saham yang akan naik tinggi ada bank syariah. Semua bank syariah akan naik lebih tinggi dari bank yang lain,” tuturnya.

Saham-saham yang berkaitan dengan hasil bumi, juga akan meningkat pesat. Namun, ada juga saham yang tidak direkomendasikan oleh Suhu Yo, yakni saham-saham yang bergerak di bidang transportasi dan perairan.

“Seperti PGAS juga kan hasil bumi termasuk gas alam. Pertanian, perkebunan, karet, sawit, dan lain-lain itu akan naik tinggi.”

“Juga (saham) yang kurang bagus adalah transportasi kurang bagus, hasil-hasil laut kurang bagus.”

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Emas Naik Saat Investor Mencerna Data Inflasi AS

Emas naik pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk kenaikan kecil mingguan. Kenaikan inflasi AS yang...

Dolar Tergelincir Karena Pedagang Melihat Lonjakan Inflasi Hanya Sementara

Dolar turun tipis pada hari Jumat ini dan pasangan mata uang utama terjebak dalam kisaran baru-baru ini karena pasar mengabaikan angka inflasi...

ACES akan Bagikan Dividen Rp 32,15 per Saham

International Investor Club - PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2020. Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat...

BIRD Anjlok, Bos Perusahaan Kembali Serok Saham Ini

International Investor Club - Pemilik emiten jasa transportasi PT Blue Bird Tbk (BIRD), Purnomo Prawiro, kembali menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan taksi...

Trading Forex – Analisa Teknikal GBPUSD 11 Juni 2021

GBPUSD Halo pembaca setia IIC, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading forex harian kita. Dimana...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -