PTBA

International Investor Club – PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memutuskan akan membagikan dividen sebesar Rp 835 Miliar. Jumlah ini setara 35% dari laba bersih tahun 2020 yang mencapai Rp 2,4 Triliun. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta di awal minggu ini.

Baca Juga: WSKT Direkomendasikan Hold, Inilah Penjelasannya

PTBA akan Bagikan Dividen

PTBA

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, mengutip RTI, struktur pemegang saham PTBA terdiri atas MIND ID sebesar 7,59 miliar saham, pemegang saham lainnya sebanyak 3,58 miliar, Negara Republik Indonesia sebanyak 5 saham, dan saham treasury sebanyak 336,59 juta, dengan total saham beredar sebanyak 11,52 miliar. Dengan demikian, jumlah dividen per saham PTBA tahun buku 2020 sebesar Rp 74,55 per saham.

Jelang penutupan market kemarin, saham perusahaan pelat merah ini berada di level Rp 2.540. Dengan menggunakan asumsi harga terkini, maka dividen yield yang dihasilkan PTBA sebesar 2,93%.

Sebagai perbandingan, jumlah dividen dan rasio pembagian dividen (dividend payout/DPR) Bukit Asam tahun 2020 mengalami penurunan dari tahun 2019. Tahun lalu, emiten tambang batubara ini membagikan dividen tunai tahun buku 2019 sebanyak Rp 3,65 Triliun atau setara 90% dari laba bersih tahun 2019 yang mencapai 4,06 Triliun.

Sebagai gambaran, PTBA membukukan penurunan pendapatan dan laba bersih tahun lalu. Emiten yang berbasis di Sumatra Selatan ini membukukan pendapatan Rp 17,32 Triliun, menurun 20,48% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 21,79 Triliun.

Sementara dari sisi bottomline, PTBA mencatat laba bersih Rp 2,39 Triliun, menyusut 41,17% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp 4,06 Triliun.

Rombak Jajaran Direksi

PTBA Batu Bara
Bisniscom (doc.)

Selain itu, dalam RUPST kemarin, Perseroan juga telah merombak susunan direksi. Pemegang saham menyetujui pengangkatan Suryo Eko Hadianto sebagai Direktur Utama menggantikan Arviyan Arifin.

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, rapat tersebut juga mengangkat Dwi Fatan Lilyana sebagai Direktur Sumber Daya Manusia, menggantikan Joko Pramono. Farida Thamrin menjabat Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menggantikan posisi Mega Satria, sementara Suhedi menjabat Direktur Operasi dan Produksi menggantikan Hadis Surya Palapa.

Berikut ini merupakan susuan lengkap Direksi Bukit Asam :

  • Direktur Utama : Suryo Eko Hadianto
  • Direktur Pengembangan Usaha :  Fuad Iskandar Zulkarnain Fachroeddin
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Farida Thamrin
  • Direktur Niaga : Adib Ubaidillah
  • Direktur Operasi dan Produksi : Suhedi

Selain merombak jajaran direksi, emiten pelat merah ini juga memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 835 Miliar. Jumlah ini setara 35% dari laba bersih tahun 2020 yang mencapai Rp 2,4 Triliun.