Kelolaan Reksadana Indeks Naik Karena Kepercayaan Investor Meningkat

0
375
Reksadana Indeks
Bibit (doc.)

Reksadana Indeks

International Investor Club – Laporan Bareksa Mutual Fund Industry, Data Market – Monthly Report March 2021 yang mengolah data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan reksadana indeks kembali mencatatkan kinerja positif pada bulan lalu, baik dari sisi asset under management (AUM) atau dana kelolaan maupun jumlah unit penyertaan.

Baca Juga: PPh Bunga Obligasi Bakal Turun Sesuai Rencana

Reksadana Indeks Tumbuh

Bareksa (doc.)

Dalam sajian berita Bareksa dijabarkan pada bulan lalu, dana kelolaan reksa dana indeks tumbuh 6,11 persen sepanjang tahun berjalan atau secara year to date (YtD) menjadi Rp 10 Triliun. Di sisi lain unit penyertaan reksa dana indeks tumbuh 11,01 persen menjadi 10,9 miliar unit secara YtD.

Pertumbuhan dana kelolaan yang seiring dengan naiknya jumlah unit penyertaan, menggambarkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di reksa dana indeks terus meningkat.

Selain itu, pertumbuhan kelolaan reksa dana indeks ini juga didukung oleh pertumbuhan dana kelolaan manajer investasi yang mengelola reksadana indeks.

Di mana, Syailendra Capital menempati posisi puncak dari daftar manajer investasi dana kelolaan reksadana indeks terbesar pada Maret 2021.

Dana kelolaan reksa dana indeks yang dihimpun Syailendra pada bulan lalu Rp 1,51 Triliun, tumbuh 46 persen secara year to date/YtD dan melesat 176 persen secara year on year/YoY.

Apa Itu Reksa dana Indeks

reksadana indeks
UTI Mutual Fund (doc.)

Reksadana indeks (index fund) adalah reksadana yang portofolio investasinya mengacu kepada indeks tertentu. Indeks yang dijadikan acuan bisa berupa indeks saham ataupun indeks obligasi.

Perbedaan antara reksa dana indeks dengan reksadana konvensional adalah reksa dana indeks mengambil strategi investasi pasif dengan menghasilkan tingkat return yang setara dengan return indeks yang ditirunya.

Reksa dana konvensional mencoba mengalahkan indeks yang menjadi acuan dengan menerapkan strategi investasi aktif. Reksadana indeks jadi salah satu investasi yang disarankan Warren Buffet, salah satu orang terkaya dunia yang mengumpulkan hartanya dari investasi.

Dan pada awal tahun ini, pada Januari 2021, dana kelolaan reksa dana indeks tumbuh 6,12 persen dibandingkan bulan sebelumnya menjadi Rp 10 Triliun secara year to date (YtD). Di sisi lain, unit penyertaan reksa dana indeks pada Januari 2021 tercatat tumbuh 9,64 persen, menjadi 10,7 miliar unit secara year to date (YtD).