International Investor Club – PT United Tractors Tbk (UNTR) berencana membagikan dividen tunai final tahun buku 2020 Rp 1,76 Triliun atau Rp 473 per saham. Keputusan ini sesuai dengan hasil RUPS Tahunan yang digelar tanggal 09 April 2021.

Dengan harga penutupan saham UNTR di level Rp 21.150, maka estimasi yield dividen UNTR sebesar 2,23%.

Baca Juga: PGN Sahamnya Anjlok Karena Penetapan Harga Gas Industri

UNTR akan Bagikan Dividen

UNTR
Okezone (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, Sebelumnya, pada 20 Oktober 2020, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) ini juga telah membagikan dividen interim dari tahun buku 2020 sebanyak Rp 637 Miliar atau Rp 171 per saham. Dengan begitu, total dividen per saham yang dibagikan UNTR ke pemegang saham dari tahun buku 2020 adalah sebesar Rp 2,4 Triliun atau Rp 644 per saham.

Mengutip keterbukaan di laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (13/4), berikut ini merupakan jadwal lengkap pembagian dividen UNTR :
– Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 19 April 2021
– Tanggal Ex Dividen di Pasar Reguler dan Pasar Negosiasi : 20 April 2021
– Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai : 21 April 2021
– Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai: 22 April 2021
– Tanggal Daftar Pemegang Saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai : 21 April 2021, pukul16:00
– Tanggal Pembayaran Dividen : 11 Mei 2021

Sebagai gambaran, UNTR membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 6,0 Triliun. Capaian ini menurun 46,9% dari torehan laba bersih UNTR tahun 2019, dimana saat itu laba bersih UNTR mencapai Rp 11,31 Triliun.

Penurunan bottomline ini sejalan dengan penurunan pendapatan UNTR. Penjual alat berat merk Komatsu ini membukukan pendapatan senilai Rp 60,34 Triliun, menurun 28,5% dari realisasi pendapatan tahun 2019 yang mencapai Rp 84,43 Triliun.

Tambah Kapasitas Pabrik Martabe

Kontan (doc.)

Selain itu, UNTR akan mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar US$ 120 Juta untuk mengembangkan bisnis pertambangan emas. Jumlah tersebut setara 41,38% dibanding total anggaran capex United Tractors tahun 2021 yang sebesar US$ 290 Juta.

Director of Finance and Accounting United Tractors Iwan Hadiantoro mengatakan, pengembangan yang dimaksud berupa peningkatan kapasitas pada processing plant atau pabrik pengolahan di tambang Martabe, Tapanuli Selatan. Sebagai informasi, tambang ini dikelola oleh anak usaha United Tractors, yakni PT Agincourt Resources.

Kapasitas processing plant di tambang ini akan ditingkatkan dari 6 juta ton emas menjadi 6,5 juta ton emas per tahun. United Tractors juga akan menggunakan capex tersebut untuk membangun pembangunan infrastruktur berupa tailing management facility di tambang Martabe.