Pertashop

International Investor Club – Pemerintah menargetkan akan membangun 1.000 Pertashop di pesantren sepanjang tahun 2021 ini. Tahun berikutnya, menjadi dua kali lipat yakni 2.000.

Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMN Erick Thohir mengatakan, seluruh pebisnis daerah atau pengelola pesantren bisa membuka peluang membuka Pertashop.

Baca Juga: BFIN Meroket Karena Kabar akan Dicaplok Bank Jago

Pertamina Tidak Boleh Punya Saham di Pertashop

pertashop
Republika (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, Erick mengharamkan Pertamina memiliki saham di Pertashop. “Saya putuskan, Pertamina tidak boleh punya saham 1% pun. Pertashop harus diberi kepada pengusaha daerah ataupun pesantren,” tandas Menteri BUMN Erick dalam gelaran Milenial Fes x PPI Belgia secara virtual Minggu kemarin.

Menurut Erick, pembangunan 1.000 Pertashop di pesantren berpotensi membuka lapangan kerja di daerah. Harapannya: ini bisa menggenjot geliat ekonomi lokal.

Untuk itu, pemerintah mendorong kerja sama Pertamina (Persero) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) untuk memfasilitasi program tersebut.

Sebagai Menteri BUMN yang juga Ketua Umum MES Erick melihat ada potensi pembukaan lapangan kerja dalam pembangunan Pertashop, selain kesempatan membuka bisnis bahan bakar minyak di daerah.

Makanya, Pertashop nanti akan dibangun di sejumlah daerah tidak akan dikuasai Pertamina. Meskipun, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mini itu merupakan kemitraan antara Pertamina dan pengusaha lokal.

Beberapa waktu yang lalu, Kementerian BUMN meresmikan satu Pertashop di Pondok Pesantren Surusunda, Karangpucung, Cilacap. Saat itu, Erick menyebut ada pengusaha lojal dengan usia baru 34 tahun sudah berani membuka bisnis BBM dan berharap Pertashop menjadi sumber mata pencahariannya.

Tanker Pertamina Pride

Jatimnet (doc.)

Selain itu, sebelumnya, dalam sajian berita CNN Indonesia dijabarkan, setelah berlayar sejak 9 Februari 2021 dari JMU Ariake Shipyard, Jepang, Kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride telah tiba di Indonesia. Kapal tanker milik Pertamina International Shipping (PIS) sebagai Sub Holding Pertamina itu siap menunjang penyaluran pasokan energi nasional.

Kesiapan penyaluran tersebut ditandai dengan peresmian oleh Menteri BUMN, Erick Tohir di atas kapal yang bersandar di Teluk Semangka Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Lampung pada Kamis pekan kemarin.

Saat peresmian Erick didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati, Direktur Utama PIS Erry Widiastono, dan Komisaris Utama PIS A. Junaedy Ganie.

Dalam sambutannya, Erick mengapresiasi upaya Pertamina dalam melakukan transformasi dan menghadirkan value creation, sehingga dapat menjadi perusahaan global.

Menurut Erick, pemerintah mendukung penuh langkah PIS menjadi integrated logistic and marine solution company dan global player. Ia mengungkapkan:

“Pertamina harus kembali ke masa kejayaannya di tahun 70-an, menjadi global player dan siap bersaing yang didasari oleh Good Corporate Governance.”