Sunday, June 13, 2021

Trading Forex – Analisa Teknikal EURUSD 7 Mei 2021

Must Read

Emas Naik Saat Investor Mencerna Data Inflasi AS

Emas naik pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk kenaikan kecil mingguan. Kenaikan inflasi AS yang...

Dolar Tergelincir Karena Pedagang Melihat Lonjakan Inflasi Hanya Sementara

Dolar turun tipis pada hari Jumat ini dan pasangan mata uang utama terjebak dalam kisaran baru-baru ini...

ACES akan Bagikan Dividen Rp 32,15 per Saham

International Investor Club - PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2020....
Gerbang Investasi
Im a Retail Forex Trader and Investor in the Indonesia Stock Market. I very interested of financial industry, including cryptocurrency and blockchain, For me, are not just breakthrough in the financial industry, but also in human life as a whole. I really likes to spend my free time by reading books, playing games, and watching movies.

EURUSD

Halo pembaca setia IIC,

Hari ini, EURUSD memiliki setup yang menarik untuk trading forex harian kita, dimana harga kini berada diatas wilayah Level Kunci.

Dalam analisa teknikal forex hari ini (7 Mei 2021), kita akan mencoba menemukan peluang entry maupun sentimen pasar terhadap EURUSD, dimana pola-pola yang sudah terjadi dalam beberapa hari yang lalu, terlihat jelas dan mudah untuk dianalisa secara teknikal.

Analisa Trading EURUSD: Grafik Weekly

Analisa Trading EURUSD
International Investor Club analisa trading EURUSD

Dalam gambar grafik Weekly, harga telah menemukan momentum pemulihan saat hendak meretest Level Kunci 1.1970, yang mencerminkan potensi Bulls lanjutan sambil tetap mengantisipasi efek dari data NFP malam ini.

Indeks Dolar AS (DXY) yang tersungkur telah memicu aksi Buyer pada EURUSD, sehingga saya lihat, berlanjut tidaknya upaya kenaikan ini masih akan kembali bergantung pada pergerakan USD dan fundamentalnya.

Analisa Trading EURUSD: Grafik Intraday

Analisa Trading EURUSD intraday
International Investor Club analisa trading EURUSD intraday

Analisa ini menggunakan area Resistance dan Support yang didasari oleh rentang gerak di sejarah transaksi pada grafik ber-time frame 1 jam:

Area Resistance:  1,2082 – 1,2100

Area Support: 1,2028 – 1,2046

Periode EMA Merah: 20, EMA Hijau: 50

Dalam gambar grafik intraday diatas, harga bergerak lebih tinggi hingga melewati EMA yang menandakan upaya dominasi Bulls 3-minggu kembali masuk, sehingga ini menjadi dasar analisa, dengan adanya validator trend harian utama di Area SR dan EMA (tunggu membentuk Golden Cross).

Oke, dalam pandangan saya, berdasarkan pergerakan harga yang kita analisa diatas, secara persentase, hari ini harga masih memiliki peluang transaksi yang lebih baik dengan tetap mengamati bagaimana volume membentuk setiap candle dan bereaksi terhadap Area Resistance dan Support.

Namun, kita tidak boleh berasumsi dalam analisa teknikal, sehingga entry terbaik yang dapat dilakukan ialah, kita akan terus melihat pergerakan CLOSE CANDLE di time frame ini.

Trading Rejection Setup

Buy : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bearish pinbar di area Support, kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bearish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Sell : Bila harga membentuk pola reversal, ataupun Bullish pinbar di area Resistance, kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan candle Bullish Marubozu, bila ada, kemungkinan rejeksi menjadi kecil.

Trading Breakout Setup

Buy : Bila harga berhasil breakout area Resistance EURUSD, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas atas area Resistance (plus volume tinggi), maka kita dapat bersiap mencari peluang BUY terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Resistance untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,2114.

Sell : Bila harga berhasil breakout area Support EURUSD, dengan pembentukan bodi candle yang jelas melewati batas bawah area Support, maka kita dapat bersiap mencari peluang SELL terbaik. Perhatikan juga ada tidaknya pembentukan Reversal Pinbar dan Inside bar saat harga melewati area Support untuk membaca terjadinya False Breakout. Bila breakout terjadi, mungkin kita dapat hold posisi hingga mencapai level 1,2014.

Penting untuk dicatat! Analisa ini bukanlah sebuah anjuran kepada pembaca untuk berinvestasi terhadap pair yang diulas, melainkan sebagai bahan tambahan untuk analisa pribadi pembaca sekalian yang saya harapkan dapat membantu dalam melihat pair yang diulas dari sudut pandang yang berbeda. Terima Kasih.

Disclaimer: Trader dan pembaca akan menanggung sendiri risiko untuk setiap keputusan yang diambil. IIC tidak bertanggung jawab terhadap seluruh risiko dan hasil dari analisa yang disediakan seperti yang ada dalam poin catatan penting diatas.

- Advertisement -
- Advertisement -

Latest News

Emas Naik Saat Investor Mencerna Data Inflasi AS

Emas naik pada Jumat pagi di Asia dan bersiap untuk kenaikan kecil mingguan. Kenaikan inflasi AS yang...

Dolar Tergelincir Karena Pedagang Melihat Lonjakan Inflasi Hanya Sementara

Dolar turun tipis pada hari Jumat ini dan pasangan mata uang utama terjebak dalam kisaran baru-baru ini karena pasar mengabaikan angka inflasi...

ACES akan Bagikan Dividen Rp 32,15 per Saham

International Investor Club - PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES) menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2020. Keputusan tersebut disepakati dalam Rapat...

BIRD Anjlok, Bos Perusahaan Kembali Serok Saham Ini

International Investor Club - Pemilik emiten jasa transportasi PT Blue Bird Tbk (BIRD), Purnomo Prawiro, kembali menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan taksi...

Trading Forex – Analisa Teknikal GBPUSD 11 Juni 2021

GBPUSD Halo pembaca setia IIC, Hari ini, GBPUSD memiliki setup yang menarik untuk trading forex harian kita. Dimana...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -