International Investor Club – PT Triniti Dinamik akan melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas kepemilikan 20 persen saham senilai Rp 150 Miliar, Juni 2021.

Baca Juga: SiCepat Punya 4,5% Saham Digital Mediatama Maxima (DMMX)

IPO Triniti Dinamik

triniti dinamik
Kompas (doc.)

Dalam sajian berita Kompas dijabarkan, menurut Presiden Direktur PT Triniti Dinamik, Samuel Huang, kode saham yang diperoleh perusahaan adalah TRUE.

“Sudah ada beberapa investor yang tertarik, termasuk dari luar negeri. Semoga apa yang kami rencakana ini bisa berjalan dengan baik dan optimal.”

Dana hasil IPO ini akan digunakan untuk membayar tanah yang berada di Batam, Kepulauan Riau untuk dikembangkan perumahan tapak, kemudian biaya operasional, dan penyelesaian proyek yang sudah berjalan.

Selain itu, perusahaan juga berencana menambah dua ruang perkantoran. Kondisi perkantoran Triniti sekarang dianggap kurang memadai untuk kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang ada. Samuel pun mengungkapkan:

“Sekarang sudah kurang memadai, di ambah lagi peraturan satu kantor yang biasanya bisa 50 orang dengan adanya sosial distance jadi cuma 25 orang.”

Adapun proyek yang tuntas dikerjakan Triniti Dinamik di tengah masa pandemi Covid-19 yakni The Smith Office, SOHO & Residence.

The Smith mencakup 652 unit yang terdiri dari perkantoran 112 unit, SOHO 100 unit dan apartemen 440 unit.

Sejumlah fasilitas umum yang disediakan untuk para penghuninya, termasuk kolam renang, fitness centre, sky lounge, gaming room dan satu lantai, khusus dipersiapkan untuk co- working space.

The Smith

Jurnal Bisnis (doc.)

The Smith dirancang khusus oleh arsitek Polandia yang berkantor pusat di Singapura. Arsitek ini mengembangkan konsep yang fokus pada teknologi, desain yang minimalis, modern disertai perpaduan warna milenial yang diharapkan mampu memenuhi keperluan perusahaan-perusahaan start-up yang modern dan kekinian.

Founder Triniti Dinamik Group, Bong Chandra mengharapkan, kehadiran The Smith dapat memberikan solusi yang tepat bagi start-up yang berkaitan dengan kemajuan teknologi.

Hal ini sesuai dengan program pemerintah yang dicanangkan Presiden Joko Widodo terhadap pengembangan perusahaan start up. Bong pun mengungkapkan:

“The Smith dirancang sebagai rumah bagi pelaku bisnis rintisan, seperti Silicon Valley di Amerika. Salah satu fasilitas VIP yang turut mendukung adalah ketersediaan satu lantai, khusus untuk bisnis center dan bekerja sama dengan Go Work.”