International Investor Club – Memasuki tengah tahun, belasan multifinance siap melunasi obligasi jatuh. Berbagai sumber pendanaan telah mereka persiapkan untuk memenuhi kewajibannya.

Baca Juga: Yield SBN Bergerak Campuran Karena Sikap Investor yang Beragam

Multifinance dan Obligasi yang akan Jatuh Tempo

Multifinance
Detik (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, ada 15 obligasi multifinance yang bakal jatuh tempo pada periode Juni – Agustus 2021. Diantaranya obligasi milik WOM Finance, Mandiri Tunas Finance, BFI Finance, Mandala Finance, Adira Finance, Indomobil Finance dan lainnya.

Menanggapi hal itu, WOM Finance telah menyiapkan dana dari internal perusahaan untuk memenuhi kewajiban obligasi. Perusahaan memiliki dua obligasi yang jatuh tempo pada 8 Juni 2021. Keduanya memiliki nilai total Rp 295 Miliar. 

Setelah melunasi obligasi, perusahaan berniat kembali menerbitkan surat utang pada kuartal tiga 2021. Untuk saat ini, Direktur WOM Finance, Zacharia Susantadiredja belum mau mengungkapkan berapa nilai obligasi yang akan dikeluarkan.  Ia mengungkapkan:

“Pada kuartal tiga, kami akan terbitkan satu kali obligasi. Mungkin pada kuartal empat tahun ini, atau kuartal satu tahun depan, kami akan terbitkan obligasi berkelanjutan tahap dua.”

Obligasi

Obligasi Global pph

Sementara itu, Indomobil Finance akan melunasi Obligasi Berkelanjutan IV tahap I Tahun 2020 Seri A menggunakan dana angsuran dari debitur dan fasilitas kredit yang tersedia. Ini merupakan surat utang bernilai Rp 229,0 Miliar yang jatuh tempo pada 14 Agustus 2021.

Untuk semester berikutnya, perusahaan masih mempertimbangkan apakah akan menerbitkan obligasi atau tidak. Salah satu pertimbangannya adalah kondisi pasar pada semester dua 2021.

“Kami juga akan menganalisa kebutuhan pendanaan, alternatif fasilitas kredit serta besaran biaya dana (cost of fund),” kata Vice Chairman of Executive Board Indomobil Finance Gunawan Effendi.

Selain obligasi, perusahaan juga mengandalkan sumber dana lain. Pada bulan lalu. Indomobil Finance mengantongi pinjaman sindikasi senilai $ 270 Juta dari 12 bank asing di Singapura, Malaysia, Korea, Jepang, Taiwan dan China.

Sedangkan, Mandala Finance akan melunasi dua obligasi jatuh tempo menggunakan dana internal perusahaan. Diantara Obligasi Berkelanjutan III Tahap I Tahun 2018 Seri B senilai Rp 150 Miliar yang jatuh tempo 5 Juli 2021.

Kemudian Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2020 senilai Rp 150 Miliar yang jatuh tempo pada 16 Juli 2021 mendatang. Setelah pelunasan dua obligasi tersebut, perusahaan masih meninjau penerbitan surat utang untuk tahun ini.

Sepanjang 2021, perusahaan menargetkan pembiayaan baru mencapai Rp 5,1 Triliun. Berbagai strategi telah dipersiapkan perusahaan mulai dari fokus pada pembiayaan kendaraan motor baru dan bekas yang masing-masing memiliki porsi 55% dan 45%.

Kemudian menggarap segmen nasabah di luar pulau Jawa, untuk melayani nasabah – nasabah di daerah pelosok.