International Investor Club – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) akan melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan IV dengan target dana yang dihimpun Rp 5 Triliun.

Sebagai awalan, MEDC akan menawarkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2021 dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp 1 Triliun.

Baca Juga: Lo Kheng Hong Borong Lagi Saham BMTR

MEDC akan Rilis Obligasi

Viva (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruh dana akan digunakan untuk melunasi tiga obligasi yang jatuh tempo pada 2022. Secara total, ketiga obligasi tersebut memiliki nilai pokok Rp 906 Miliar.

Pertama, Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap IV Tahun 2017 Seri B sebesar Rp 1 Miliar. Kedua, Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap V Tahun 2017 Seri C sebesar Rp 753,5 Miliar. Ketiga, Obligasi Berkelanjutan II Medco Energi Internasional Tahap VI Tahun 2017 Seri B sebesar Rp 151,5 Miliar

Selanjutnya, sisa dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan sehari-hari. Hal ini termasuk namun tidak terbatas pada kebutuhan pembayaran kepada vendor pada aset yang dimiliki perusahaan.

Ada dua seri obligasi yang akan diterbitkan, yaitu Seri A dengan tenor 36 bulan dan Seri B yang bertenor 60 bulan. Terkait dengan target dana untuk masing-masing seri serta bunga tetapnya, MEDC akan mengumumkannya lebih lanjut.

Bunga dan Masa Penawaran

Obligasi - Bond

Yang jelas, bunga obligasi tersebut akan dibayarkan setiap tiga bulan sejak tanggal emisi, yakni 9 September 2021. Dengan begitu, pembayaran bunga obligasi pertama jatuh pada 9 Desember 2021.

Sementara itu, pembayaran bunga terakhir bersamaan dengan jatuh tempo masing-masing seri, yaitu 9 September 2024 untuk Seri A dan 9 September 2026 untuk Seri B.

Masa penawaran awal obligasi ini berlangsung pada 19-26 Agustus 2021. Lalu, perkiraan tanggal efektif pada 31 Agustus 2021 dan masa penawaran umum pada 2-6 September 2021. Selanjutnya, obligasi ini akan tercatat di Bursa Efek Indonesia pada 10 September 2021.

Obligasi tersebut memperoleh peringkat A+ (Single A Plus) dari PEFINDO. PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk berperan sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi. Sementara itu, wali amanatnya adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.