International Investor Club – PT Medco Energi Internasional Tbk mengumumkan penerbitan surat utang atau obligasi 144A/Reg senilai 400 juta dolar AS dengan tenor tujuh tahun dan kupon 6,95 persen.

Baca Juga: MDKA akan Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Rp1,5 Triliun

Obligasi dari Medco Energi

Medco Energy
Industry.co.id (doc.)

Dalam sajian berita Antaranews dijabarkan, Direktur Utama Medco Energi Hilmi Panigoro mengatakan perseroan akan menggunakan dana bersih dari obligasi untuk membiayai kembali utang serta mendukung agenda pertumbuhan perseroan.

“Kami senang dengan hasil akhir dari penerbitan obligasi, dukungan kuat dari investor obligasi internasional dan domestik mencerminkan catatan perusahaan dalam memberikan komitmen, kinerja operasional, dan rencana deleveraging yang konsisten,” ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Afirmasi peringkat kredit Perseroan dengan peringkat B+ dari Fitch, B+ dari S&P dan B1 dari Moodys.

Sebelumnya, Perseroan telah mempublikasikan strategi perubahan iklim dengan tujuan untuk mencapai net zero untuk emisi Scope 1 and Scope 2 pada 2050 dan Scope 3 pada 2060.

Hilmi menjelaskan strategi perubahan iklim ini memperkuat komitmen berkelanjutan perseroan terhadap tujuan jangka panjang.

“Dengan membaiknya harga komoditas dan permintaan energi, kami berharap dapat terus melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan kami,” ujarnya.

Berdasarkan hasil kinerja paruh pertama tahun ini, Medco Energi mencatatkan EBITDA sebesar 318 juta dolar AS atau meningkat 15 persen dibandingkan capaian tahun lalu.

Kenaikan EBITDA ini didorong harga-harga komoditas yang digarap perseroan, seperti minyak yang mencapai 62,3 dolar AS per barel atau 61 persen lebih tinggi dibandingkan paruh pertama tahun lalu.

Sedangkan untuk harga rata-rata gas bumi mencapai 5,9 dolar AS per MMBTU atau naik 8 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 5,4 dolar AS per MMBTU.

Meraih Penghargaan

Sebelumnya, Medco Energi telah berhasil meraih peringkat pertama dalam ajang Penghargaan Subroto dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral berkat keberhasilan perusahaan mengembangkan sumber daya manusia (SDM).

Direktur Utama Medco E&P Ronald Gunawan, mengatakan bahwa keberhasilan perusahaan memperoleh penghargaan tersebut memberikan semangat kepada MedcoEnergi untuk terus dan secara berkelanjutan melaksanakan program pengembangan pekerja. Ia mengungkapkan:

“Keberhasilan ini menjadi pendorong bagi kami untuk terus melaksanakan program-program peningkatan kompetensi SDM sebagai aset terpenting perusahaan maupun masyarakat di sekitar wilayah kerja kami meskipun di tengah pandemi.”

Penghargaan Subroto merupakan kehormatan tertinggi yang diberikan Kementerian ESDM kepada para stakeholder yang memiliki prestasi karena telah melaksanakan efisiensi energi, baik industri, pengelola bangunan gedung, serta instansi pusat dan daerah.

Penghargaan yang dimulai sejak 2012 ini juga menjadi sarana memperingati dan menghargai Professor Subroto, Menteri Pertambangan dan Energi periode 1978-1988, sebagai salah satu tokoh yang memajukan sektor energi di Indonesia dan teladan dalam kepemimpinan bagi generasi penerus.

Selain mendapat penghargaan bidang SDM, MedcoEnergi juga meraih penghargaan di bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan kinerja keuangan hulu migas.

Ronald menjelaskan kriteria penilaian penghargaan meliputi program pengembangan pekerja yang berkelanjutan, banyaknya kesempatan yang dibuka untuk pekerja magang di sektor migas serta kontribusi perusahaan dalam mengembangkan SDM melalui program pemberdayaan masyarakat.

Medco Energi melalui JOB Pertamina–Medco E&P Tomori Sulawesi meraih penghargaan manajemen energi di gedung dan industri inovasi khusus dan juga di bidang efisiensi energi bersama PT Donggi Senoro LNG meraih penghargaan di bidang keselamatan migas.

“Kami berterima kasih atas dukungan dari Kementerian ESDM, SKK Migas, dan para pemangku kepentingan lain baik di pusat maupun daerah,” ucap Ronald.