International Investor Club – PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 2,2 Triliun. Obligasi ini merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) V yang total emisinya mencapai Rp 15 Triliun.

Baca Juga: PALM Siapkan Dana Puluhan Miliar Untuk Buyback Saham

Obligasi dari TBIG

TBIG Tower Bersama

Dalam sajian berita Republika dijabarkan, berdasarkan keterbukaan informasi Bursa, TBIG sebelumnya sudah menerbitkan obligasi sebesar Rp 2,65 triliun. Kali ini, TBIG kembali menerbitkan obligasi senilai Rp 2,2 Triliun untuk keperluan pelunasan sebagian utang.

Adapun nilai pokok obligasi yang ditawarkan perseroan terbagi dalam dua seri. Seri A memiliki jumlah pokok obligasi sebesar Rp 1,7 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 3,75 persen per tahun dengan tenor 370 hari sejak tanggal emisi.

Sementara seri B memiliki jumlah pokok obligasi sebesar Rp 500 Miliar. Tingkat bunga yang ditetapkan untuk seri B ini tetap sebesar 5,90 persen per tahun yang berjangka waktu tiga tahun sejak tanggal emisi.

Dana yang diperoleh dari hasil PUB Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipinjamkan oleh Perseroan kepada PT Tower Bersama (TB) untuk melunasi sebagian kewajiban keuangan TB, terkait dengan fasilitas pinjaman revolving dalam 275 juta dolar AS Facility Agreement tertanggal 20 Januari 2021 yang akan dibayarkan kepada para kreditur melalui United Oversea s Bank Ltd. sebagai Agen.

PUB V ini memiliki peringkat AA+(idn) (Double A Plus) dari Fitch. Obligasi dengan peringkat ini masuk dalam kategori peringkat layak investasi berdasarkan standar yang dimiliki oleh perusahaan pemeringkat efek.

Sebelumnya di tahun lalu, PT ITDC Nusantara Utilitas bekerja sama PT Tower Bersama Group (TBG) terkait infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Kawasan The Nusa Dua, Bali. Adapun kerja sama ini meliputi jasa penyewaan dan pengelolaan menara Base Transceiver Station (BTS), jasa konsultasi bidang instalasi telekomunikasi serta melakukan investasi atau penyertaan pada perusahaan lain.

Direktur Utama ITDC NU AA Istri Ratna Dewi mengatakan kerja sama ini bertujuan untuk mengintegrasikan layanan TIK di kawasan The Nusa Dua sekaligus meningkatkan pelayanan teknologi informasi dan komunikasi bagi pelaku usaha di The Nusa Dua serta mewujudkan visi The Nusa Dua sebagai Smart Resort.

“ITDC NU bersama TBG akan menyelenggarakan infrastruktur dan layanan TIK meliputi kegiatan untuk membangun, menempatkan, mengoperasikan, memelihara, mengelola atau menyewakan infrastruktur dan layanan TIK kepada operator telekomunikasi, provider dan juga pelanggan,” ujarnya.