International Investor Club – PT Indosat Tbk (ISAT) alias Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) berencana melunasi dua surat utang yang akan jatuh tempo pada 4 Juni 2022. Total nilai pokok kedua surat utang tersebut adalah sebesar Rp 380 Miliar.

Baca Juga: WSBP Tunda Pembayaran Bunga Dua Obligasi, Ada Apa?

ISAT akan Lunasi Obligasi dan Sukuknya

ISAT
Bisniscom (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, surat utang pertama, pokok Obligasi Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri D sebesar Rp 337 Miliar. Kedua, pokok Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Indosat Tahap II Tahun 2015 Seri D sebesar Rp 43 Miliar.

Dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), manajemen IOH mengatakan sudah siap melunasi obligasi dan sukuk tersebut. “Kami akan menggunakan fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan,” tulis manajemen IOH.

Per tanggal 31 Desember 2021, IOH memiliki fasilitas pinjaman bank yang belum digunakan sebesar Rp 5,7 Triliun. Oleh sebab itu, manajemen menyatakan tidak ada dampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, dan kelangsungan usaha perusahaan pada saat ini.

Berdasarkan Investor Memo IOH, per tanggal 31 Maret 2022, IOH memiliki utang pokok (tidak termasuk biaya transaksi yang belum diamortisasi dan liabilitas sewa) sebesar Rp 20,69 Triliun. Komposisi utang pokok perusahaan terdiri dari pinjaman dalam miliar Rupiah Rp 11,15 Triliun dan obligasi dalam miliar Rupiah Rp 9,55 Triliun.

Posisi kas perusahaan per Maret 2022 adalah sebesar Rp 3,85 Triliun dengan utang bersih Rp 16,84 Triliun. Sementara itu, total utang jatuh tempo dalam kurun waktu 12 bulan sebesar Rp 7,0 Triliun.

Di sisi lain, ISAT telah mempertahankan performa jaringan, mengantisipasi kebutuhan telekomunikasi digital pelanggan selama libur Lebaran 2022. Pada musim liburan kali ini, perusahaan publik berkode saham ISAT itu mencatat pertumbuhan trafik data harian tertinggi, yakni 27% pada 29 April 2022 dibandingkan periode sama tahun laln.

Sekitar 97% di antaranya dapat terlayani di jaringan 4G. Sementara layanan telekomunikasi dasar lain seperti telepon dan SMS tetap terjaga di level tertinggi.

Presiden Direktur dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, Lebaran ini menjadi momentum mempercepat proses integrasi jaringan.

“Kami senang dapat memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik selama masa libur Lebaran. Meskipun terjadi lonjakan trafik data yang tinggi.”