International Investor Club – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) serta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu kemarin.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Bagaimana Dampaknya ke Pasar Saham?

MPMX Siap Tebar Dividen

MPMX
Bisniscom (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, RUPST dan RUPSLB menghasilkan beberapa keputusan, antara lain menyetujui membagikan dividen final tunai tahun buku 2021 kepada para pemegang saham sebesar Rp 180 per saham, yang setara dengan dividend yield 14% terhadap harga saham Perseroan pada saat penutupan.

“Sesuai dengan hasil RUPSLB hari ini [Rabu] dividen yang kami distiribusikan untuk tahun buku 2021 jumlahnya Rp 180 per lembar, secara total kurang lebih sekitar Rp 800 Miliar, lebih besar dari tahun lalu Rp 115 per lembar saham,” ungkap Direktur PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Beatrice Kartika.

Sepanjang 2021, MPMX berhasil membukukan kinerja positif dengan capaian laba bersih sebesar Rp 412 Miliar. Jumlah ini naik signifikan 208% dibandingkan realisasi pada tahun sebelumnya senilai Rp 134 Miliar. 

“Dan sebagai hasilnya neraca keuangan perseroan menjadi kuat dengan posisi kas yang mencapai Rp 1,84 Triliun per 31 Desember 2021 yang memungkinkan Perseroan untuk mengapresiasi para pemegang saham melalui kombinasi pertumbuhan bisnis yang kuat dan distribusi dividen yang konsisten,” tutur Direktur Utama PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk Suwito Mawarwati.

Dia melanjutkan, kemampuan perseroan untuk membayarkan dividen dapat juga dilihat dari pendapatan dan posisi kas perseroan hingga akhir Kuartal I-2022.

Pendapatan bersih perseroan di kuartal I-2022 sedikit menurun yaitu sebesar 3% yoy menjadi Rp 3,1 Triliun terutama disebabkan oleh kurangnya pasokan sepeda motor, namun hal ini dikompensasi oleh pertumbuhan pendapatan di segmen bisnis lainnya.

Secara keseluruhan, Laba Bersih Perseroan di kuartal I-2022 tercatat tetap baik didorong oleh peningkatan Laba bersih bisnis inti sebesar 17% yoy, biaya operasional yang terkendali, dan peningkatan bagian laba Entitas Asosiasi JACCS MPM Finance Indonesia sebesar 8% yoy.

“Pertumbuhan positif di tahun 2021 didukung oleh kinerja yang baik dari seluruh entitas anak, di mana seluruh segmen menunjukkan ketahanannya selama masa pandemi dengan kenaikan di level laba bersih, dan ini juga menunjukkan bahwa fokus dan strategi yang diimplementasikan sudah sesuai dengan tujuan kami dalam menjaga kinerja operasional yang solid,” jelasnya.

Meskipun tantangan dari masa pandemi masih terasa hingga kuartal pertama tahun ini, tetapi MPMX tetap optimistis mampu menjaga fundamental bisnis untuk tetap kokoh dan berhasil mempertahankan laju pertumbuhan dari kuartal sebelumnya.

“Posisi keuangan dan kas yang kuat mendukung kami dalam memberikan dividen ini, dan secara bersamaan tetap menjaga fleksibilitas keuangan dan operasional untuk melanjutkan bisnis,” pungkasnya.