International Investor Club – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyatakan telah menyiapkan dana untuk pembayaran Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2017 Seri A.

Baca Juga: Obligasi RI Bisa Dilirik Saat Pasar Saham Gak Bersahabat

Obligasi BMRI akan Segera Jatuh Tempo

Mandiri BMRI
Investor Daily (doc.)

Dalam sajian berita Bisniscom dijabarkan,

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (20 Mei), emiten bank bersandi saham BMRI ini telah menyiapkan dana senilai Rp1 Triliun untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo pada 15 Juni 2022.

“Sehubungan dengan hal tersebut, perseroan telah menyiapkan dana pembayaran pokok Obligasi Berkelanjutan I Bank Mandiri Tahap II Tahun 2017 Seri A senilai Rp1 Triliun beserta bunga sebesar Rp20 Miliar,” kata Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi As Aturridha.

Sebelumnya, dalam keterbukaan informasi pada Jumat (20 Mei), Bank Mandiri memutuskan untuk menghentikan sisa Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan II sebesar Rp19 Triliun, karena pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) masih sangat baik. 

Obligasi Bond

Adapun PUB Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri menargetkan dana yang dihimpun sebesar Rp20 Triliun. Dalam aksi ini, perseroan telah menghimpun dana sebesar Rp1 Triliun pada tahun 2020 melalui PUB Obligasi Berkelanjutan II Tahap I dengan rincian Seri A dan B.

Untuk Seri A dengan jumlah obligasi sebesar Rp350 Miliar dengan tingkat bunga 7,75 persen. Seri A diterbitkan tanggal 12 Mei 2020, dan jatuh tempo pada 12 Mei 2025. Sedangkan untuk Seri B dengan jumlah obligasi sebesar Rp650 Miliar dengan tingkat bunga 8,30 persen, yang diterbitkan tanggal 12 Mei 2020, dan jatuh tempo pada tanggal 12 Mei 2027.

Dengan demikian, sisa plafon dari PUB Obligasi Berkelanjutan II Bank Mandiri adalah sebesar Rp19 Triliun dengan masa berlaku sampai dengan 30 April 2022.

Di sisi lain, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menggandeng PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk. (BEKS) untuk bersinergi dalam co-branding dan top up Application Programming Interface (API) kartu Mandiri e-Money.

SVP Transaction Banking Retail Sales Bank Mandiri Thomas Wahyudi mengatakan sinergi dengan BEKS merupakan upaya perseroan untuk menciptakan layanan dan solusi keuangan bagi masyarakat yang dapat berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia.

Untuk diketahui, dengan kolaborasi yang terjalin, kartu co-brand Bank Banten, yang merupakan kartu Mandiri e-Money, akan dibalut dengan desain khusus serta terintegrasi dengan sistem perbankan Bank Mandiri. Layanan ini mencakup pembayaran digital (e-money) sebagai pengganti uang tunai.