International Investor Club – Emiten yang bergerak di industri unggas PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) akan membagikan dividen tunai Rp 108 per saham.

Baca Juga: DOID Melesat Lebih dari 100%, Apakah Masih Layak Beli?

Dividen dari CPIN

CPIN
Bisniscom (doc.)

Dalam sajian berita Republika dijabarkan, pembagian dividen tunai ini telah memperoleh persetujuan dari para pemegang saham Perseroan yang hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2022.

Presiden Direktur Charoen Pokphand Indonesia, Tjiu Thomas Effendy mengungkapkan:

“Kami dan pemegang saham menyetujui untuk membagikan dividen Rp108 per saham dari laba bersih tahun 2021.”

Jumlah dividen yang dibagikan perseroan setara 48,91 persen dari laba tahun berjalan dengan total seluruhnya mencapai Rp 1,77 Triliun. Adapun laba bersih CPIN sepanjang tahun lalu tercatat mencapai Rp 3,62 Triliun atau turun 5,73 persen dibanding 2020.

Selain menyepakati pembagian dividen, RUPS juga mengesahkan laporan keuangan perusahaan yang berakhir pada 31 Desember 2021. Sepanjang 2021, CPIN membukukan pendapatan Rp 51,69 Triliun, tumbuh 21,5 persen dibanding periode 2020 yang tercatat Rp 42,51 Triliun.

Sektor pakan unggas atau Poultry Feed merupakan kontributor terbesar terhadap total penjualan dengan nilai mencapai Rp 14,26 Triliun. Capaian tersebut tumbuh tipis dibanding 2020 yang membukukan pendapatan sebesar Rp 14,23 Triliun.

Sementara penjualan pada peternakan unggas atau Poultry Farming & Processed Chicken tercatat sebesar Rp 29,04 Triliun pada sepanjang tahun lalu. Perolehan tersebut tumbuh 37 persen dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 21,19 Triliun.

Dividen dari ANTM

ANTAM ANTM
Info Kantor Pos (doc.)

Di sisi lain, T Aneka Tambang Tbk (Antam) mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada Selasa (24 Mei). Dalam RUPS disepakati anak usaha dari holding BUMN pertambangan ini akan membagikan dividen sebesar Rp 930 Miliar.

Direktur Utama Antam Nicholas D Kanter menjelaskan dividen ini diambil dari 50 persen laba bersih 2021 yang tercatat sebesar Rp 1,86 Triliun. Capaian laba bersih 2021 ini naik 40,4 persen dibandingkan realisasi 2020 sebesar Rp 1,14 Triliun.

“Perusahaan mencatatkan performa yang baik di 2021 sehingga perusahaan bisa membagikan dividen kepada para pemegang saham dengan total Rp 930,87 miliar.”

Selain pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Dalam RUPST ini, telah diangkat kembali Gumilar Rusliwa Somantri dan Anang Sri Kusuwardono sebagai Komisaris Independen Antam.