International Investor Club – Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menyetujui rencana pembelian kembali atau buyback saham maksimal 0,5 persen. Angka itu setara dengan Rp 600 Miliar.

Baca Juga: INDY Berencana Buyback Obligasi Senilai $250 Juta

MDKA akan Buyback Saham

MDKA
Bisniscom (doc.)

“Buyback saham ini dilakukan sehingga MDKA dapat memiliki fleksibilitas yang memungkinkan perusahaan memiliki mekanisme untuk menjaga stabilitas saham jika harga saham tidak mencerminkan nilai atau kinerja MDKA yang sebenarnya,” kata Adi dalam konferensi pers pada Jumat, 10 Juni 2022.

Dalam sajian berita Tempo dijabarkan, Adi mengatakan buyback saham akan dilakukan secara bertahap dalam waktu maksimal 18 bulan sejak disetujui dalam rapat umum pemegang saham. Tak hanya menyetujui buyback, RUPS merestui private placement atau penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dulu (PMTHMETD).

Emiten MDKA menerbitkan 2,29 miliar saham atau maksimal 10 persen dari jumlah modal ditempatkan. Dengan private placement tersebut, perusahaan berharap adanya dukungan untuk melakukan ekspansi.

Adapun pemegang saham juga menetapkan perubahan susunan dewan komisaris. MDKA mengangkat Tang Honghui sebagai komisaris perseroan menggantikan Richard Bruce Ness yang mengundurkan diri.

GoTo
Mojok (doc.)

Di sisi lain, saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menutup perdagangan Jumat (10 Juni) dengan naik tipis 0,52% ke level Rp 386. Adapun dalam sepekan terakhir saham GOTO sudah naik 9,04%.

Soal harga saham yang nyaman di zona hijau, Direktur Utama GoTo Andre Soelistyo menyampaikan, pergerakan harga saham GOTO dipengaruhi oleh pergerakan harga pasar serta keputusan masing-masing investor.

“Tetapi fokus kami sebagai GoTo adalah mencapai pertumbuhan keberlanjutan untuk mempercepat langkah kami dalam menuju profitabilitas,” papar Andre.

Andre bilang pihaknya akan terus memberikan solusi teknologi bagi masyarakat dengan fokus empat area. Di antaranya, meningkatkan cross-selling antar platform, dan memaksimalkan strategi hyperlocal pada layanan logistik dan pemenuhan (fulfilment).

Kemudian dengan mengintegrasikan layanan fintech antar platform secara lebih dalam dan meningkatkan layanan value-added (nilai tambah) untuk memberi manfaat lebih bagi mitra driver dan merchant.

Sementara, Senior Technical Analyst Henan Putihrai Sekuritas Liza Camelia bilang secara teknikal tren kenaikan saham GoTo terlihat cukup tertib di atas landasan MA10 yang telah goldencross dengan MA20. Hal ini menyediakan platform untuk memasuki uptrend.

Liza memperkirakan GOTO masih mampu menuju level previous high di sekitar Rp 420 – Rp 442, yang sempat terjadi pada awal-awal melantai di Bursa Efek Indonesia. Dia menyarankan sell on strength pada Rp 420-Rp 442.