WAPO

International Investor Club – Sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan, Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan atau suspensi saham PT Wahana Pronatural Tbk (WAPO).

Baca Juga: PTBA Sumbang Rp9 Triliun ke Penerimaan Negara, Ini Sejarahnya

Saham WAPO Disuspensi

wapo
Multi Aksara Sejati (doc.)

Dalam sajian berita IDX Channel dijabarkan, dalam rangka cooling down BEI memandang perlu melakukan penghentian sementara saham WAPO pada perdagangan hari Kamis 29 September 2022

“Penghentian sementara perdagangan Saham WAPO tersebut dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai,” tulis Kepala Divisi Pengawasan Transaksi Lidia M Panjaitan dan Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan Pande Made Kusuma Ari A.

Bursa menambahkan, suspensi itu dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di Saham WAPO.

“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” ungkap Bursa.

Berdasarkan data BEI, dalam sepekan terakhir pergerakan saham emiten yang bergerak di bidang perdagangan, transportasi dan agribisnis ini terus menguat dengan 29,21% dalam sepekan terakhir. Adapun pada perdagangan Rabu (28 September), saham WAPO ditutup naik 8,49% di level 230.

Di sisi lain, Membahas sejarah saham TKIM yang masuk kedalam daftar indeks LQ45 memang sangat menguntungkan. Kode saham TKIM adalah kode emiten PT Kertas Tjiwi Kimia Tbk, sebuah perusahaan manufaktur kertas internasional yang berbasis di Jakarta, Indonesia.

Di sisi lain, bursa Asia mengekor bursa saham Amerika Serikat (AS) setelah Bank of England (BOE) meluncurkan program pembelian obligasi. Sentimen ini mendorong reli global dalam utang pemerintah.

Indeks saham Nikkei Jepang menguat 0,79% atau 206,69 poin ke level 26.385,35. Indeks saham Australia ASX melesat 1,84% atau 122,40 poin ke level 6.784,30. 

Sementara Indeks saham Hang Seng Hong Kong menanjak 1,85% atau 319,29 poin ke level 17.570,17, dan Indeks Shanghai china naik 0,74% atau 22,41 poin ke level 3.067,47.

Indeks Taiwan TSEC menguat 1,24% atau 166,48 poin ke level 13.628,79 dan Indeks Strait Times Singapura juga di zona hijau dengan penguatan 1,01% atau 31,34 poin atau 3.149,65.

BOE akan membeli hingga 65 miliar Poudsterling atau $71 Miliar utang pemerintah Inggris selama dua minggu ke depan. Langkah tersebut mencegah krisis dana pensiun dan telah mengangkat sentimen risiko di pasar Asia.