International Investor Club – PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) akan menerbitkan Obligasi I Sejahteraraya Anugrahjaya Tahun 2022. Nilai pokok obligasi SRAJ ini mencapai Rp 950 Miliar.

Baca Juga: Lo Kheng Hong Jual Semua Saham PTRO-nya, Ada Apa?

Obligasi dari SRAJ

SRAJ
Pasardana (doc.)

Dalam sajian berita Kontan dijabarkan, Sejahteraraya akan menerbitkan obligasi dalam dua seri tenor pendek. Berdasarkan pengumuman Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Jumat (30 September), kedua seri obligasi ini adalah:

  • Obligasi seri A dengan nilai pokok Rp 407,90 Miliar. Obligasi tenor tiga tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 9,75% per tahun
  • Obligasi seri B dengan nilai pokok Rp 542,10 Miliar. Obligasi tenor lima tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 10,50% per tahun

Obligasi yang memiliki peringkat idA dari Pefindo ini telah mengantongi pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan pada 29 September 2022. SRAJ menunjuk Mandiri Sekuritas dan BRI Danareksa Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi.

SRAJ akan mulai menawarkan obligasi pada 3-4 Oktober 2022, dimulai awal pekan ini. Tanggal penjatahan ditetapkan pada 5 Oktober. Distribusi obligasi secara elektronik dan pengembalian uang pemesanan akan dilakukan pada 7 Oktober. SRAJ menargetkan pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia pada 10 Oktober mendatang.

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan pada 30 Agustus 2022, SRAJ akan menggunakan 20% dana hasil penerbitan obligasi untuk pembangunan rumah sakit Mayapada Hospital Tangerang Tower 3 dan renovasi Tower 1, serta perawatan medis dan peralatan umum dan modal kerja di rumah sakit ini.

SRAJ akan menggunakan 55% dana hasil penerbitan obligasi untuk pinjaman ke anak usaha pengelola Mayapada Hospital Bandung. Sejahteraraya juga akan menggunakan 10% obligasi untuk pinjaman ke anak usaha pengelola Mayapada Hospital Jakarta Selatan.

Sedangkan 15% dana obligasi akan dipinjamkan ke anak usaha pengelola Mayapada Hospital Surabaya.

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mempertahankan peringkat obligasi dan kredit korporasi PT Lautan Luas Tbk (LTLS). Perseroan mendapatkan peringkat (rating) idA.

Pefindo menegaskan peringkat idA untuk Obligasi Berkelanjutan (SR) II Tahap II Tahun 2017 Seri B PT Lautan Luas Tbk (LTLS) senilai Rp 285,5 Miliar yang akan jatuh tempo pada 28 November 2022. Perusahaan berencana untuk melunasi obligasi yang akan jatuh tempo tersebut dengan menggunakan kas internal dan fasilitas kredit dari eksternal.